in ,

Penelusuran Terakhir

Klik tombol play di atas untuk mendengarkan Penelusuran Terakhir


Perkenalkan namaku Rin. Aku seorang Penyiar Radio di salah satu radio swasta. Ini sepenggal ceritaku dan … teman-temanku !

Kami memiliki program baru yang mengudara setiap malam Jumat bertajuk Penelusuran, program dimana kami dibagi menjadi 2 tim, aku bersama Dika di studio, sementara Angga dan Restu bertugas menelusuri tempat yang direkomendasikan oleh pendengar setia kami dan melaporkan secara langsung dari lokasi.   

Ini adalah penelusuran di minggu kedua. Di minggu pertamanya, program horor ini sudah disukai banyak pendengar, bahkan sempat trending. Itulah yang membuat kami tidak sabar dan terlalu bersemangat untuk melakukan penelusuran berikutnya. 

Tibalah Angga dan Restu di sebuah rumah yang cukup menyeramkan. Untuk bisa sampai di sana saja, mereka harus cukup kesusahan membawa motor mereka, belum lagi … mereka membawa alat untuk bisa terhubung dengan kami di studio. Tidak bisa dibayangkan seberapa ribetnya mereka.

Malam makin larut. Sudah jam 11 lebih 10 menit dan mereka mulai menyampaikan apa saja yang mereka lihat di sana. Dari laporan Restu, lokasi rumah tersebut terlalu lembab dan mereka begitu banyak mendengarkan suara aneh.

Kami yang mendengarkan di studio, mulai merasa takut karena terbawa suasana. Laporan malam ini lebih banyak didominasi oleh Restu – bahkan ia terkesan seperti sedang berbicara sendiri, karena kami belum mendengar suara Angga.

Sesekali Restu meminta Angga untuk menanggapi laporannya, tapi Angga nampaknya ogah ngomong. “Ngga, lu ngomong dong, lu sakit ya?”

“Baik untuk semua pendengar dan juga rekan kami yang ada di studio, kini kami sudah berada di bagian dapurnya. Dapur ini berseberangan dengan toilet dan kami… 

kami juga menemukan– oh! Ada sumur di sini, ayo Ngga.. Tapi ini.. Aduh susah gaess.. sumurnya ditutup rapat. Ya sudahlah, kita ke bagian belakangnya lagi yaa karena di sini ada pintu nih.”

Tiba-tiba Angga membuka pintu studio. Betapa terkejutnya aku dan Dika, kami pun buru-buru mengalihkannya dengan memutar beberapa lagu.

Rin : Angga, lu kapan balik?
Angga : Kapan balik apanya? Orang gua ditinggal
Dika : Apaa ? beneran Ngga ? Lu ga becanda kan ??? aissh…. Parah men, terus Restu  di sana sama siapa donk?
Angga : Haa ??? Maksudnya gimana nih ?
Rin : Ayo kita ke lokasinya sekarang
Dika : Ntar dulu, telepon Restu dulu

Dika : Lo masih di sana kan?
Restu : Wah, parah kalian, main break aja gak ngasih tau
Dika : Lo sama siapa di sana?
Restu : Ya sama Angga lah, nih dia ada lagi di samping gue, sakit gigi kali nih orang, gua ajakin nomong, diem aja dari tadi.
Dika : Balik lo sekarang! Angga ada di studio!
Restu : Pada becanda nih hahaha… Angga, kata temen-temen lo ada di studio.

Aku mengambil hp Dika dan…

Rin : Halo Restu, Restu lo balik sekarang!
Halo..
Restu?
Halo!
Gak lucu ya
Halo!!
Kita susulin lo, kita ke sana sekarang!
Restu!!

(Menutup telepon)

Rin : Loh, kok bisa ditinggal? Gimana ceritanya?
Angga : Tadi gua bilang mau makan dulu, kata Restu dia udah makan, jadi gue pergi sendiri. Balik dari sana gue ke toilet dulu, terus ke studio mau ngecek Restu. Tapi gini jadinya..
Rin : Ya udah, ayo ke lokasinya sekarang
Dika : Gue catet alamatnya dulu
Rin : Eh, kita manggil ustad apa gimana? Ni urusannya sama makhluk gabi gaess!

25 menit perjalanan…

Kami terus berusaha menelepon Restu, tapi teleponnya ga bisa tersambung.. Makin cemaslah jadinya. Entah gimana nasib Restu. Kami hanya bisa berdoa semoga dia baik-baik saja.

Tibalah kami di sana bersama semua teman-teman penyiar lain yang bahkan sedang bebas tugas. Kami semua berusaha melakukan pencarian di sekitar lokasi… Kami berteriak memanggil Restu… Tapi pada akhirnyai… Kami tidak menemukan Restu di sana..

Hari ini hari ke-12 Restu menghilang. Aku dan teman-teman tidak melanjutkan program itu.. Bahkan aku … aku tidak lagi mengambil jam siaran di malam hari.


Credits

Cerita oleh: SKII
Dibacakan oleh: MamaEn, Nonux, Bagas, PapaChan

Background Music:
Myuu
Kevin MacLeod


Disclaimer

Cerita ini disubmit oleh SKII dan telah menjadi hak milik Tim MalamMalamStories. Cerita ini tidak diperbolehkan untuk disalin, disebarluaskan, diubah dalam bentuk atau format apapun dan untuk kepentingan apapun, tanpa izin tertulis dari pihak Tim MalamMalamStories.

Report

What do you think?

10 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nomor 31

Penggemar Film