in ,

Kepada Nyonya Chalmers

Klik tombol play di atas untuk mendengarkan cerita Kepada Nyonya Chalmers


Saya tahu kalau surat ini anda terima pada masa yang sangat sulit. Saya tidak akan bilang kalau saya tahu bagaimana perasaan anda sekarang, apalagi saya belum pernah menjadi orang tua.

Kekhawatiran dan kegelisahan yang anda alami pastinya sangat berat. Mungkin anda kesulitan tidur. Setiap kali menutup mata, saya yakin semua skenario kemungkinan terburuk yang bisa terjadi, terlintas di benak anda. 

Izinkan saya untuk memberikan anda ketenangan. Timothy kecilmu yang berharga dalam keadaan aman, dan saya menjaganya dengan baik. Harus saya akui, dia anak yang luar biasa! Setelah melihat anda di berita, saya yakin bukan anda yang membuatnya menjadi seperti ini. 

Sepertinya anda tidak punya kemampuan untuk merawat dan membesarkan seorang anak seperti Timothy. Dia benar-benar berbakat, dan mungkin pertemuannya dengan saya adalah hal yang tepat. Sekarang, saya yakin dia punya kesempatan untuk memaksimalkan potensinya. 

Izinkan saya menjelaskan bagaimana kami bertemu. Seperti yang anda tahu, saat itu malam Halloween. Ya, malam favoritku setiap tahunnya. Malam di mana semua orang keluar dan berpakaian menjadi sesuatu yang bukan diri mereka. 

Begitu banyak orang berkeliaran di jalan yang diselimuti ”darah”. Saya tidak terlihat mencolok pada malam Halloween. Saya tidak perlu bersembunyi. Ini adalah momen paling bebas bagiku di sepanjang tahun. 

Saya baru saja membunuh seorang pelacur dekat tempat sampah di sebuah jalan kecil. Dari waktu ke waktu selalu ada pelacur yang terbunuh — seringkali saya yang membunuhnya — dan nampaknya tidak ada orang yang peduli, bahkan saat ditayangkan di berita sekalipun. Itu yang menjadikannya begitu mudah. Kalau tidak ada yang mencari mereka, tidak ada yang akan menuntut keadilan.

Tapi perempuan yang satu ini, dia spesial. Dia punya mulut yang indah, dengan bibir besar yang manis, mata seperti boneka, dan bentuk tubuh yang diinginkan semua orang. Saya bisa menebak kalau dia masih muda, baru, belum dirusak oleh kehidupan di jalan. Itu adalah tipe favorit saya. 

Saya memerkosanya terlebih dahulu di dalam gang – sesuatu yang jarang saya lakukan – lalu saya membungkam teriakannya dengan satu tangan, sambil mengirisnya dengan pisau yang ada di tangan yang lain. 

Dia berhenti melawan, dan perlahan kegelisahannya mulai mereda sampai dia diam… Perasaan yang paling kusukai di dunia ini. Terkadang saya bisa merasakan denyut jantungnya melemah, mulai menghilang, lalu berhenti sepenuhnya. Saya sangat suka melakukannya!

Setelah semua itu selesai, saya mengangkatnya (ingat, saya tidak perlu mengkhawatirkan masalah darah khusus di malam ini), kemudian membuangnya ke tong sampah besar dengan posisi kepalanya masuk duluan. 

Dia mendarat dengan suara yang lebih keras dari yang saya harapkan, tapi yang lebih mengagetkan adalah suara terkejut yang saya dengar. Seseorang bersembunyi di belakang tempat sampah ini. Saya agak malu untuk mengakui kalau saya takut. 

Lagipula, siapa yang mau ditangkap polisi. Pastinya bukan saya. Anda pasti mengerti, kan? Saya menyiapkan pisau, berjaga-jaga kalau saya harus menggunakannya lagi, dan perlahan mulai mengitari tempat sampah itu untuk melihat siapa saksi mata ini. 

Dan dia ada di situ, anak laki-laki dalam kostum badut. Dia bilang dia masih berusia 10 tahun, yang awalnya kukira masih balita. Sedikit lebih pendek untuk anak-anak seusia dia, bukan? Tapi tidak apa-apa, setiap orang punya ciri khasnya masing-masing.

Waktu itu saya membentaknya, dan saya menyesalinya sekarang. Saya minta dia untuk menjelaskan kenapa dia ada di belakang tempat sampah itu. Jawabannya sempat membuat saya kebingungan. 

Kau tahu apa jawabannya? 

Dia bilang dia keluar untuk mencari saya! Keren, bukan? Saya tanya lagi, apa maksud jawaban itu.  Dia bilang anda dan ayahnya membuat Timothy harus menonton berita setiap malam, karena menurutnya, kalian mau dia terlihat “pintar”.

Biar kuberitahu, keinginan kalian sudah terkabul! Dia sudah beberapa kali melihat berita tentang “seorang pria yang sudah membunuh banyak orang”, dan dia mau bertemu dengan pria itu…

saya. 

Dia memutuskan untuk melakukannya saat Halloween, karena itu adalah pertama kalinya anda mengizinkan Timothy bermain keluar sendiri. Dia tahu mangsa kesukaanku adalah pelacur, bahkan dia bisa menebak di mana saya suka melakukannya, yang membuatnya tahu untuk menungg di belakang tempat sampah di bagian paling buruk dari kota ini. Kau lihat? Anak yang pintar! 

Tentu saja saya menanyakan alasan dia mencari saya. Apa yang akan anda baca selanjutnya sangat luar biasa. Jujur saja saya sampai tersedak. Saya kira saya tidak akan bisa lebih puas dari ini, tapi anakmu – anakmu yang luar biasa ini.

Anda tahu apa yang dia katakan?  

Dia mengatakan kalau saya “menginspirasi” dia. Dia bilang apa yang saya lakukan membuatnya “bersemangat”. Dia juga bilang kalau mimpinya adalah menjadi seperti saya! 

Bagaimana mungkin saya menolaknya? Harus diakui, saya sudah siap untuk membunuhnya saat itu, tapi saya menyadari saat saya mendengar kata-kata itu, dan melihat ketulusan di matanya yang kecil, kalau saya tidak bisa menyia-nyiakan kesempatan ini. 

Jadi, saya memutuskan untuk membimbing Timmy kecil (walaupun saya sebetulnya tahu dia tidak suka dipanggil seperti itu–anda mengerti ‘kan kenapa?). 

Dia melampaui segala ekspektasi saya dengan luar biasa. Saya terkejut bagaimana dia bisa secepat itu mendapatkan korban pertamanya. saya tidak bisa melupakan ekspresi wajahnya saat dia menghabisi wanita itu. Itu adalah bentuk kebahagiaan yang murni. Saya tidak pernah lebih bangga dari ini.

Dan bukan itu saja. Semakin hari, kemampuannya semakin meningkat. Bahkan sekarang dia sudah bisa melakukannya sendiri. Itulah yang sedang dia lakukan malam ini. 

Saya memutuskan untuk mengambil “libur” satu hari dan menulis surat ini. Saya tidak sabar untuk melihat dia kembali dan menceritakan siapa saja yang berhasil dia temukan, dan apa yang dilakukannya kepada mereka. Dia sangat kreatif!

Jadi, Nyonya Chalmers, jangan khawatir. Timothy, seperti yang bisa anda lihat, sangatlah aman dari semua orang dan apapun yang mau menyakitinya. Tapi apakah mereka aman dari Timothy…itu pertanyaan sebenarnya, bukan? 

Dengan tulus,
Pria yang Suka Membunuh Orang


Credits

Cerita oleh: Jdeschene
Original Story klik di sini
Diterjemahkan oleh: Alvin
Dibacakan oleh: Papachan

Background music:
Myuu
Kevin MacLeod


Disclaimer
Cerita ini diterjemahkan oleh Tim MalamMalamStories dari website creepypasta.fandom.com di bawah lisensi CC BY-SA 3.0.

Report

What do you think?

10 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ambulans Aneh

Merry Chritmas