in

Killer

Disclaimer
Cerita-cerita yang dipublish dalam kategori Community Post sepenuhnya merupakan tulisan dan milik dari Penulis, yang dianggap tidak melanggar Ketentuan Komunitas (tetapi Tim MalamMalam tidak mengedit hasil tulisan yang ada).

Apabila Anda ingin mengubah, membuat turunan dari materi, atau mempublikasi cerita ini di tempat lain, Anda harus meminta izin dan menghubungi langsung Penulis yang bersangkutan. Kami tidak menanggung segala konsekuensi, termasuk konsekuensi hukum yang ditimbulkan akibat dari penggunaan cerita ini.


Aku menata kembali dokumen yang berantakan karena ulah ku , entah mengapa hari ini aku merasa begitu lelah bahkan aku belum menyiapkan pekerjaan yang di berikan pak rendi .

“Yuna..
“Ihh apa sih buat kaget aja,tatapan ku sedikit sinis ,si bella memang jail benak ku.
“Hehehe sorry!, yuk makan aku laper banget.
“Duluan aja deh bell pekerjaan ku belum selesai ,lihat deh aku malah nambah kerjaan lagi jatuh in dokumen . Aku berbicara sambil menata dokumen di atas meja kerja riko.
“Ya udah aku bantu in biar cepat siap tapi harus makan bareng aku ya di cafe depan kantor , bujuk nya sambil mulai membantu.

Aku tersenyum sambil mengangguk aku memang paling tidak bisa menolak ajakan bella. Setelah selesai merapikan semuanya aku dan bella pun meninggalakn kantor dan langsung menuju caffe alora tepat di depan kantor kami.

“Na..
“Apa bell
“Itu bukannya riko. Jari telunjuk nya mengarah pada salah satu laki-laki yang sedang duduk sendirian tak jauh dari tempat kami berdiam.
“Iya bell kenapa emang nya. Tanya ku .
“Sebenernya aku nyimpen perasaan sama dia na, semenjak dia nolongin kita waktu di ganggu pereman di gang senggol.

Mendengar ucapan bella aku benar-benar terkejut ternyata benar dugaan ku selama ini, untung saja aku sempat menolak riko tentang keinginan nya untuk serius denganku, karena aku tidak mau melukai perasaan bella.

“Na kok ngelamun si, bella mengguncang bahuku.
“Gak papa bell.
“Na pulang yuk udah larut ni
“kita nginep di rumah mela aja yuk bell soalnya udah larut aku takut di ganggu pereman lagi. Aku menolak ajakan bella untuk pulang .
” yaudah na aku pulang aja ya, Lagian aku juga lagi ada masalah sama mela.
“Kamu yakin berani bell,aku khawatir lo

Bella mengangguk sambil bangkit dari tempat duduk dan bergegas pergi meninggalkan aku. Sudah sekitar 1 jam berlalu tepat pukul 02.31 AM, aku memilih naik bus dan turun di persimpangan karena kost mela tidak jauh dari sini.

“Yuna!! Aku sedikit ragu untuk menoleh ke belakang namun suara itu sangat tidak asing, aku menghentikan langkah ku dan berbalik ke belakang
“Lo riko,, kok kamu bisa di sini. Aku sedikit heran padahal rumah riko searah dengan kost ku dan bella tapi kenapa dia bisa sampai di sini. Dia menggenggam tangan ku sambil mengucapkan nama “bella” wajah nya pun terlihat begitu panik .
“Kenapa riko. Aku melepas genggam an tangannya
“ikut aku sekarang .dia menatap ku dengan tatapan yang begitu serius tanpa berfikir panjang aku mengiyakan ajakannya

Tepat di depan gang senggol terlihat ada beberapa polisi dan juga mobil ambulan. Aku segera turun dan memastikan apa yang sedang terjadi , terlihat sebuah bungkusan kecil yang berlumuran darah di masukan ke dalam mobil ambulan.

“Riko! sebenarnya apa yang terjadi kenapa kamu bawa aku ke sini.
“Na, sebenarnya bungkusan kecil itu isi nya potongan tubuh bella.

Aku tidak mampu menahan syok hingga jatuh pingsan .

“Aaaaa.. Jangan !!!!! lepas bell .
“Na bangun na kamu kenapa .
“Riko,, hikssss..
“Jangan nangis Na ,kamu kenapa Na. Riko terus berusaha menenangkan ku
“Aku mimpiin bella rik, dia narik tangan ku dia ngajak aku nemenin dia aku takut rik, dia juga nyebut-nyebut nama kamu.
“Udah ya na jangan di pikirin ,mungkin kamu masih trauma. Yuk aku antar pulang, biar kamu langsung istirahat.. Riko bangkit dari bibir ranjang .

Sudah satu minggu berlalu ,setelah kematian bella aku memutuskan untuk menerima lamaran riko dan besok adalah hari pernikahan kami ,aku masih merasa janggal karena sampai sekarang potongan jasad bella masih juga belum di temukan begitu juga dengan pelakunya. Aku semakin penasaran hal apa yang sudah menimpa bella , namun aku tak bisa melakukan apapun kecuali menunggu pemberitahuan dari polisi.

Setelah pernikahan kami di langsungkan ,aku dan riko memilih tinggal di sebuah apartemen yang cukup jauh dari rumah orang tua riko.

“Sayang kenapa belum tidur… Riko menggenggam tangan ku.
“aku masih belum bisa lupain bella mas, aku ngerasa bersalah aku gagal jagain dia .Bella cuma punya aku mas ,semenjak orang tuanya meninggal dalam kecelakaan aku juga cuma punya dia mas karena sebelum ada dia aku sendiri mas aku gak punya keluarga , hikss…
“Udah sayang jangan nangis sekrangkan udah ada mas ,ini juga bukan sepenuhnya salah sayang. Riko memeluk ku dengan erat.

Krekkk!!!
Aku tersadar, karena mendengar suara pintu yang terbuka namun mas riko masih tertidur pulas di sebelah ku , tapi anehnya kenapa pintu kamar mandi terbuka . perlahan aku bangkit dari tempat tidur ,dan berjalan menuju kamar mandi ,terdengar suara keran air aku pun melebarkan celah pintu kamar mandi yang masih sedikit terbuka.

“Aaaaaaaa…!!!!

“Sayang bangun sayang …
“Mas riko. Hiksss, aku berhambur memeluknya.
“Sayang pingsan di depan kamar mandi sayang kenapa. Riko menatap wajah ku penuh cemas
“Aku lihat bella di kamar mandi mas,aku takut..hiksss,
riko memeluk ku sambil mengusap air mata ku , kejadian itu benar-benar membuat aku syok .

Kesokan paginya ,setelah sarapan riko pun bersiap pergi kerja.
“Mas pergi kerja dulu ya sayang, kalau ada apa-apa langsung telfon mas ya. Riko berpamitan .
“Iya mas .. Aku membereskan tempat tidur dan merapikan meja kerja riko.
“Kok mas riko ninggalin telepon genggamnya ya ,
karena aku begitu penasaran akhirnya akupun melihat-lihat isi pesan whatsapp nya.
Banyak sekali pesan dari staff kantor nya namun ada satu nomer tidak di kenal yang mengirimkan sebuah video berdurasi 2 menit dan sebuah pesan suara.
“Pak riko ini rekaman video bella yang ada di telepon genggam aldo, Aldo sudah saya urus dia tidak akan lagi berani buka mulut tentang pembunuhan yang bapak lakukan.

Aku benar-benar tidak percaya apa yang baru saja aku lihat dn aku dengar ,video pembunuahan Keji yang di lakuakn oleh suami ku sendiri .
“kenapa kamu setega ini riko apa salah bella ,hiksss”

Aku langsung bergegas ke kantor polisi untuk menyerahkan bukti-bukti dan melaporkan riko , di hari itu juga riko langsung di tangkap dan di jatuhkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya , keluarga riko jadi sangat membenci ku karena tindakan yang aku lakukan, namun walaupun dia suami ku pembunuhan tetaplah sebuah kejahatan keji yang harus di pertanggungjawabkan.

Aldo adalah sahabat riko yang mengetahui semunya , dia pun menceritakan semuanya kepadaku , Ternyata riko membunuh bella agar dia bisa dengan mudah menikahi ku ,aku begitu menyesal pernah menolaknya dengan alasan menjaga perasaan bella, . kini aku lebih memilih hidup sendiri karena aku tidak mau mempunyai suami seorang pembunuh.


Credits
Cerita dikirim oleh: Nisa

Report

What do you think?

10 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mengapa Mereka Disebut Enam [Part 1]

Mengapa Mereka Disebut Enam [Part 2 – End]