in ,

Kecelakaan Kadang Terjadi [Part 2]

Klik tombol play di atas untuk mendengarkan cerita Kecelakaan Kadang Terjadi Part 2


Rasa dingin yang gak tertahankan menyelimuti seluruh tubuhnya, mencubiti kulitnya seperti jutaan kuku kecil, pakaiannya basah kuyup dan menjadi berat. Dia menutup bibirnya yang pucat erat-erat, selama dia terlempar & tersedot ke bawah es. Dia berusaha berenang ke atas mencari udara, tapi dia hanya bisa merasakan permukaan yang keras.

Dia mencakari es itu mati-matian, paru-parunya mulai sakit dan tubuhnya mulai kekurangan udara. Dadanya terasa seperti ditusuk berkali-kali. Persendiannya mulai kaku, dan dia tiba-tiba tenggelam. 

Dia bisa melihat ada seseorang yang berdiri di atas es, tapi dia gak tahu itu siapa; sosoknya terlalu buram untuk ditebak. Tiba-tiba dia melihat dunia ini dari perspektif yang berbeda, dan itu membuatnya pusing.

Waktu berhenti, dan dia bisa mendengar semuanya. Dia bisa mendengar suara berderit dari es di atas, seperti suara paus yang terdengar anggung. Semakin dia tenggelam, semakin telinga dan tulangnya terasa sakit saat tekanan air menekan badannya.

Lalu, dia gak bisa mendengar apa-apa. Dia hanya bisa merasakan kedinginan yang abadi. Tapi, dia sudah gak tenggelam lagi. Sudut pandangnya mulai naik bersamaan dengan nafas terakhirnya, dan dia menjadi ringan seperti udara. 

Sekarang dia melihat dari posisi es di atas, melihat teman-temannya memandang dengan horor dari darat. Dia melihat mata dari bayangan mereka di es.

Tubuhnya mulai membusuk di dasar danau.

Anak-anak sudah dipulangkan, dan Weylyn ditinggal sendirian, terjebak di dalam es. Beberapa orang sudah dikirim untuk mengambil jasadnya, tapi masih belum berhasil.

Dia melihat ketika dua orang terakhir yang mencari jasadnya berbicara sebelum pergi.

“Menurutmu apa penyebabnya?” tanya salah satu dari mereka, sambil menggaruk bagian belakang kepalanya.

Pekerja kedua mengangkat bahunya, “kadang kecelakaan bisa terjadi begitu saja.” Sebuah kalimat yang aneh.

Selama berbulan-bulan, gak ada orang yang datang mengunjungi danau itu, kecuali binatang yang menjilat es itu atau yang berlarian di permukaannya. Saat musim semi datang, dan es meleleh, pandangannya menjadi buram karena air.

Lalu, dia menatap wajah seorang pelari, terpaksa meniru setiap gerakannya. Dia pindah ke kacamatanya, dan menjadi pantulan mata pelari itu. Weylyn bisa membuatnya berkedip kalau dia mau.

Pelari itu pulang dan masuk ke kamar mandi, lalu Weylyn berpindah ke cermin di situ. Saat dia sedang mencukur bulu kaki didepannya, Weylyn memutuskan mencoba sesuatu. Weylyn menambahkan sedikit tekanan ke kakinya, dan seperti sebuah keju, kulitnya terluka. Darah menetes di sepanjang kakinya.

Dia mengumpat dan menekannya dengan handuk.

Weylyn pindah ke kaca jendela kamar pelari itu, dan melihat dia tidur. Dia lalu berpindah ke garpu yang mengkilat saat sarapan, lalu ke pantulan di kukunya saat dia berangkat kerja. Weylyn menjadi layar komputer dia dan memperhatikan dia bekerja seharian. 

Weylyn memperhatikan kehidupannya selama seminggu, hingga akhirnya dia merasa sudah berteman dengannya. Bukankah itu yang dinamakan teman?  Seseorang yang tahu setiap aspek kehidupanmu.

Lalu, di malam terakhir saat dia sedang mandi, Weylyn gak lagi menjadi menjadi cerminan dirinya, tapi diri Weylyn sendiri; sebelum dia meninggal…

Bersambung di part 3…


Untuk kemudahan navigasi, klik tombol di bawah:


Credits
Cerita oleh: Anonim
Original Story klik di sini
Diterjemahkan oleh: Alvin
Dibacakan oleh: MamaEn
Video diedit oleh: M-Yadi

Background Music:
Myuu
Kevin MacLeod


Disclaimer
Cerita ini diterjemahkan oleh Tim MalamMalamStories dari website creepypasta.fandom.com di bawah lisensi CC BY-SA 3.0.

Report

What do you think?

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ini Dia Spec yang Kamu Butuhkan Untuk Bisa Memainkan Apex Legends PC!

Revew Film: Skyscraper (2018) | Suguhan Aksi Melawan Logika!