in

Review Film Mile 22 | Talenta Iko Uwais Disia-siakan?

Mile 22  ‘sia-siakan’ talenta Iko Uwais ?

Seperti dilansir oleh kapanlagi.com, sutradara Mile 22 Peter Berg menyampaikan bahwa film ini akan dibuat trilogy. Hal tersebut disampaikan pada saat proses syuting berlangsung dan sudah dikonfirmasi oleh manajer Iko Uwais, dimana dalam kontraknya menyebutkan akan memerankan karakter Li Noor untuk trilogy Mile 22.

Film yang sudah direncanakan untuk dibuat trilogy ini harus mengorbankan film pertamanya. Mile 22 diakhiri dengan pertanyaan besar tentang nasib karakter-karakter yang tidak diketahui kelanjutannya. Dimana Karakter tersebut seperti kurang mendapat perhatian dan minim eksplorasi. 

Mile 22 bercerita tentang seorang agen CIA James Silva (Mark Wahlberg) yang ditugaskan untuk menyelundupkan seorang polisi bernama Li Noor (Iko Uwais). Aksi unit taktis elit ‘Overwatch’ yang beroperasi untuk menjaga keamanan Amerika, ikut bekerja sama dengan agen intelijen asing yang mempunyai informasi dan peran sebagai saksi kunci penting dalam misi mereka.

Plot Mile 22 sendiri terkesan buru-buru, flat dan tak berisi. Pasalnya, film ini tak ada pengembangan karakter dan penyelesaian dari konflik yang dihadirkan. Bisa dibilang hampir seluruh konflik yang dihadirkan tak punya resolusi yang berarti. 

Beberapa karakter utama seperti Alice, Silva, dan Noor punya latar belakang yang menarik untuk dieksplor sebagai pendukung plot inti dari film ini. Namun sayangnya latar belakang yang dimaksud sama sekali tidak diberikan ruang untuk bernafas. 

Audiens pun tidak diberikan rasa simpati terhadap karakter-karakter ini dan cukup mudah untuk dilupakan. Memang untuk film aksi seperti ini, sebagian besar hal-hal tersebut tidak begitu dititik beratkan.

Namun, untuk berharap adegan aksi yang menghibur gagal pula ditampilkan. Dengan gaya camera shaking adegan aksinya terasa memusingkan mata. Ditambah dengan dengan gaya fast-cut editing membuat audiens terasa sulit untuk mengikuti apa yang sebenarnya terjadi dalam adegan aksi tersebut.

Mile 22 merupakan film ke-10 yang di sutradarainya. Dimana sebelumnya, Berg sudah menitip jejak film yang cukup sukses akhir-akhir ini. Mulai dari Lone Survivor (2013), Deep Water Horizon (2016), hingga Patriots Day (2016).

Direkrutnya Iko Uwais juga terbilang percuma, Berg rupanya hanya membuang talentanya atau mungkin hanya sebagai brand promosi saja. 

Secara keseluruhan film ini gagal dalam berbagai aspek. Mulai dari cara Berg mengarahkan filmnya, penulisan naskah-dialog sampai dengan editingnya. Minimnya penjelasan plot hingga pengembangan karakter yang flat juga memperburuk kualitas Mile 22.

Lebih memilih untuk menghadirkan twist dari salah satu karakter diakhir film ini dibanding menjelaskan konflik dari karakter-karakter inti yang ada dan hanya dibiarkan mengambang.


SCORE:

Rating: 2.5 out of 5.

Report

What do you think?

12 Points
Upvote Downvote

Written by Hariyanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wanita Ini Menjadi Icon Music Pop di Awal Abad 21

Review Film The Meg | Aksi Bawah Laut yang Menegangkan