in ,

Teman Khayalan

Klik tombol play di atas untuk mendengarkan cerita Teman Khayalan.


Aku pertama kali berkenalan dengannya saat musim dingin tahun lalu. Ia sedikit terkejut bahkan sempat menangis karena ketakutan. Sungguh perkenalan yang aneh. Aku berusaha meyakinkannya kalau aku adalah anak baik seperti dirinya. 

Akhirnya kami menjadi teman sepermainan. Kami selalu bertemu di tempat ini. Kadang kami akan bermain sepanjang hari sampai suara-suara aneh itu memanggil namanya. Ia pun akan buru-buru pergi.

Menurutnya, kalau aku ingin terus bermain bersamanya, maka aku harus membiarkannya pergi saat ia dipanggil agar tidak seorang pun yang tahu tentang hubungan pertemanan kami. Ia seperti seorang teman khayalan bagiku. 

Awalnya…

Aku tidak merasa terganggu dengan syarat itu. Tapi aku selalu merasa kesepian saat dia pergi. Aku sudah menghabiskan sepanjang waktu – entah sudah berapa lama – berada di tempat gelap ini, sendirian. Hari itu kuputuskan untuk memiliki dia sebagai teman lebih lama lagi.

Bahkan aku ingin dia tidak pernah pergi dari tempat ini, jadi … Aku pun tidak mengizinkannya pergi saat suara-suara itu memanggilnya. 

Kami bertengkar dan akhirnya dia begitu marah padaku. Ia mulai berbicara tentang berbagai hal yang tidak bisa kumengerti namun membuatku murka. Suara-suara yang selalu memanggilnya itu disebut ayah dan ibu.

Katanya, mereka tidak pernah menyukaiku bahkan mereka tidak mengizinkannya untuk bermain denganku. Kata mereka aku hanyalah teman khayalan, tidak nyata dan jahat ! Jahat ? Dia bahkan mengancam untuk pergi selamanya dan tidak ingin lagi menjadi temanku. Aku sangat marah ! Aku tidak mau dia pergi, tidak !!! Dia satu-satunya teman yang kumiliki. 

Jadi, akupun membuatnya terperangkap di tempat ini, tempat yang disebut gudang bawah tanah …. bersamaku… selamanya !

Report

What do you think?

10 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Olahan Rumahan Untuk Sajian Mewah Ala Draz Cakes

Tak Kunjung Tamat, Komik Berusia 45 Tahun!