in ,

Kisah Seram Di Balik Lagu Anak ‘Baa Baa Black Sheep’

Klik tombol play di atas untuk mendengarkan artikel Kisah Seram Di Balik Lagu Anak ‘Baa Baa Black Sheep’


Baa Baa Black Sheep Have You Any Wool ???

Berbagai hal buruk yang pernah terjadi di masa lampau, seperti penyiksaan, kematian, wabah penyakit, perbudakan dan sejenisnya – tentu bukanlah hal-hal baik yang diharapkan bisa dikonsumsi oleh anak-anak.

Namun, sadar ataupun tidak – ternyata hal-hal seram ini mungkin telah diperkenalkan kepada anak-anak sejak bayi, melalui bacaan ataupun lirik lagu anak-anak !

Seth Lerer, dekan jurusan Seni dan Ilmu Budaya Universitas California – San Diego, pada Today.com (dilansir oleh BBC), mengatakan bahwa lirik lagu kanak-kanak merupakan bagian dari tradisi parodi lama dan sebuah perlawanan politik terhadap kebudayaan tinggi dan kebangsawanan.

Sementara ceritanya mudah diingat oleh semua kalangan masyarakat dari generasi ke generasi. Bagi anak-anak, ini hanyalah lagu yang dinyanyikan dengan riang gembira tanpa tahu makna kelam di dalamnya.

Salah satu lagu yang mungkin tidak asing lagi bagi kita atau mungkin anak-anak saat ini adalah lagu yang berjudul Baa Baa Black Sheep !    

Lirik lagu Baa Baa Black Sheep ini menceritakan tentang seseorang yang bertanya kepada domba hitam tentang jumlah wol yang dimilikinya dan domba hitam tersebut menjawab kalau dia memiliki 3 (tiga) tas penuh berisi wol yang bisa dibagikan untuk tuan, nyonya, dan anak kecil yang berada di ujung jalan.

Ada berbagai versi tentang kisah seram di balik lirik lagu ini.

Ada yang menghubungkannya dengan kisah perdagangan budak dan anak-anak di Atlantik, yang bertepatan dengan perdagangan wol di abad pertengahan.

Versi lain menghubungkannya dengan pemberlakuan pajak wol di abad pertengahan, tepatnya di abad ke 13 oleh Raja Edward I (Pertama), untuk membiayai perang.

Berdasarkan peraturan yang ditetapkan pada saat itu, pembagian biaya wol per karung adalah sepertiga dibayarkan pada raja, sepertiganya lagi untuk gereja dan yang terakhir untuk si peternak.

Meski pada kenyataannya, tidak seindah seperti lirik lagunya karena tidak ada sisa sedikit pun bagi anak yang tinggal di ujung jalan atau dengan kata lain untuk peternak itu sendiri.

Ada pula versi penafsiran yang mengatakan bahwa lagu ini merupakan bentuk sindiran untuk perbudakan kaum afrika di Amerika Serikat. 

Apapun itu, domba hitam di masa itu dianggap sebagai sebuah kesialan, karena bulu hitam yang kurang menguntungkan bagi peternak karena tidak bisa diwarnai.

Report

What do you think?

17 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Review Film : Justice League Snyder Cut 2021 | Cerita yang Lebih Lengkap dan Padat !

Jadwal Rilis Venom 2 Diundur Lagi!