in

APA ITU – Black Book ?

YouTube player
Review dilakukan pada bulan Agustus 2020

Ada pepatah yang mengatakan cinta ditolak dukun bertindak! Tapi yang menjadi pertanyaannya adalah sampai sejauh mana kamu akan bertindak untuk sebuah cinta? Hi Manusia Malam, di episode APA ITU kali ini kita akan membahas game indie, Black Book. 

INFORMASI UMUM

Black Book adalah sebuah game narrative-driven RPG Adventure dengan card-based combat yang dikembangkan oleh Morteshka (sebuah studio game indie asal Rusia) dan dipublish oleh HypeTrainDigital.

Game Black Book direncanakan bakal rilis pada Q1 2021Ditunda sampai Q2 2021 – untuk platform PC (Mac dan Windows), Nintendo Switch, PS4 dan Xbox One. Untuk harganya masih belum ada informasi.

Sebenernya di artikel ini kita tidak akan membahas terlalu jauh soal game Black Book yang belum dirilis itu, tapi kita akan ngebahas versi demonya yang sudah bisa dimainkan secara gratis.

Kita juga akan melihat apakah game ini memiliki potensi dan layak untuk ditunggu atau tidak. Tanpa basa basi lagi, let’s get into it!

LATAR CERITA

Black Book bercerita tentang seorang perempuan bernama Vasilisa, yang ditakdirkan untuk menjadi seorang penyihir (atau kalau di Indonesia mungkin lebih ke dukun kali yah, karena dia bisa mengutuk orang, memiliki iblis yang tunduk padanya, dan sebagainya).

Namun, Vasilisa melepaskan takdirnya itu untuk menikahi sang kekasih. Sayangnya sang kekasih meninggal karena suatu keadaan yang misterius.

Tidak terima dengan hal itu, Vasilisa pun mencari Black Book – Sebuah artefak iblis yang katanya bisa mengabulkan permintaan apapun kepada orang yang bisa membuka ketujuh segelnya – Vasilisa berharap dengan menggunakan Black Book, dia bisa menghidupkan kembali sang kekasih.

GAMEPLAY

Inti dari Black Book: Prologue lebih ke memperkenalkan fitur-fitur utama dari game yang akan dirilis nanti. Saya akan memecahnya menjadi dua bagian, combat dan non-combat.

Kita mulai dari non-combat. Di bagian ini, pertama-tama ada cerita, ceritanya dimulai di makam sang kekasih, dan Vasilisa pun pergi menemui kakeknya untuk memulai ritual memanggil iblis pertamanya. Setelah itu kita akan masuk ke tutorial combat.

Setelah tutorial, kita akan bangun di rumah. Nah, saya rasa nanti di game fullnya, ini akan jadi gameplay utama, dimana setiap hari rumah kita akan mendapatkan kunjungan (ala game Regins bedanya jawaban kita bukan hanya yes or no).

Baik kunjungan itu dari manusia ataupun iblis, mereka akan meminta bantuan kita untuk menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan hal-hal gaib (Yah, mengingat kita adalah seorang dukun).

Kalau kita menjawab dengan benar, maka kita mendapatkan xp, kalau salah ya tidak dapat. Kamu juga bisa menggunakan hint untuk membantu menjawab pertanyaan, tapi kalau memakai hint kamu hanya mendapatkan setengah xpnya. 

Seperti game-game RPG pada umumnya, game ini juga memiliki side quest. Ini berarti kita akan punya cukup banyak konten untuk dimainkan. 

Berikutnya ada bagian eksplorasi. Setelah kita selesai dengan para pengunjung, kita akan di bawa ke tampilan map. Karena ini bukanlah game open world, jadi kita tidak akan jalan-jalan mengeksplor dunia, melainkan menggunakan maps, memilih titik-titik lokasi yang ada dan berjalan menuju Main atau Side Quest kita.

Pada setiap titik, akan ada event dimana kita mungkin akan bertemu orang, iblis, dan tentunya kita akan diberikan pilihan untuk menanggapi setiap kejadian tersebut.

Tapi ingat, dalam melakukan eksplorasi, baik itu menjawab event atau melakukan looting, jangan sembarangan, karena ada tindakan-tindakan yang memberikan sin point (poin dosa). Dan katanya nih, poin tersebut akan memengaruhi ketersediaan beberapa dialog yang bisa kita pilih dan juga ending gamenya. 

Saya masih belum tahu apakah kalau semakin besar poin itu semakin bagus atau tidak, karena dalam demo gamenya, kita belum bisa melihat konsekuensi dari poin tersebut.

Tapi kemungkinannya true ending bisa didapatkan kalau kita tidak punya sin point atau pointnya rendah.

Apapun itu, intinya kita akan memiliki beberapa ending dalam game. Hal itu membuat game ini lebih replayable, terutama buat kamu yang mau melihat semua endingnya.

Oke yang terakhir adalah bagian combat. Combatnya berbasis kartu. Kamu bisa mengatur deck kamu sesuka hati, memilih kartu-kartu apa aja yang ingin dipakai.

Yah, sistem deck building kayak lagi main YuGiOh, Hearthstone, Slay the Spire, dan sebagainya. Kamu juga bisa mendapatkan kartu baru dengan cara membeli atau memenangkan combat. 

Nah untuk combatnya sendiri, itu turn-based, dimana turn pertama akan selalu dimulai dari kita. Tapi banyaknya kartu yang bisa kita pakai dalam satu turn itu dibatasi. Selain dari limit slot, di sini juga ada 2 tipe slot, Orders dan Keys.

Kita akan mengambil kartu baru setiap kali kita menggunakan kartu di turn sebelumnya dan setiap kartu yang diambil akan random.

KESIMPULAN

Seperti yang tadi saya bilang, demo ini lebih ke pengenalan mekanik dan fitur-fitur utama untuk game Black Book. Ada beberapa hal yang bisa saya konfirmasi untuk game penuhnya nanti.

Pertama, karakter-karakter utama dan adegan main storynya akan diisi oleh pengisi suara berbahasa inggris dan Rusia (dengan subtitle Inggris). Akan ada companion character dan setiap companion akan memiliki backstories nya masing-masing. Terakhir, akan ada minigame yang berupa sebuah card game daerah Slavia bernama “Durik”.

Pengalaman saya dari demo ini cukup bagus. Setting ceritanya menarik walaupun menurut saya motivasi karakter utama cukup meh.. Tapi ya masuk akal sih.

Kontrol karakter – ketika kita bisa menggerakannya – lancar, tidak ada kendala yang sangat mengganggu sejauh saya memainkannya.

Kita bisa memainkan game ini secara full menggunakan controller ataupun keyboard & mouse. Kontrolnya akan otomatis berpindah saat kita mengklik mouse atau menekan tombol pada controller.

Grafiknya lebih cartoonish dan low poly, seperti yang biasa kamu lihat dalam game indie. Kamu tidak mungkin mengharapkan grafik super realis dengan detail memukau dari tim yang cuma terdiri dari 5 orang kan? Tapi hal itu tidak membuat game ini menjadi kurang menarik, karena fokus utama dari game ini bukanlah grafik.

Keunikan dari game ini adalah latar ceritanya yang kental dengan mitologi Slavia Utara. Kita bisa lebih mengenal kebudayaan di sana, cerita-cerita rakyat dan kepercayaan-kepercayaan mereka terhadap hal-hal mistis. Dan menurut saya itu merupakan hal yang menarik.

Overall Menurut saya demo ini sudah merepresentasikan dengan baik mekanik gamenya. Ceritanya pun membuat saya cukup penasaran, terlebih karena ada multiple ending.

Lalu, masih ada beberapa fitur yang belum saya rasakan seperti companion dan mini game. Saya rasa demo ini udah solid dan saya tidak sabar untuk melihat game penuhnya akan seperti apa! Yah, mari kita menunggu sampai perilisannya.


Oke, Kalau kamu mau memainkan demonya atau mau langsung me-wishlist di steam, kamu bisa langsung mampir ke store pagenya.

Report

What do you think?

17 Points
Upvote Downvote

Written by Papachan

Papachan adalah seorang Video Editor, Translator dan Voiceover di pagi hari. Seorang gamer di malam hari. Tertarik untuk mencoba semua genre game. Menyukai game-game FPS, horror dan indie, namun sangat buruk dalam game fighting dan racing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Misteri ‘Kuburan Perahu’ di Luwuk Banggai

Deretan Lagu Tematik Versi Pernikahan!