in

Grup Band Ini Pernah Populer Berkat Program Radio!

Meskipun nama mereka tidak setenar dulu, namun Jikustik termasuk salah satu band papan atas yang berjaya di era awal tahun 2000an bersama grup musik lainnya seperti Peterpan, Sheila On 7, Kerispatih, Drive, Samson, Letto dan Nidji.

Beberapa lagu mereka pun sempat booming di pasaran dan begitu fenomenal. Sebut saja lagu “Pandangi Langit Malam Ini”, “Akhiri Ini Dengan Indah” dan “Puisi”. Lagu-lagu melankolis yang disuguhkan mampu membuat para pendengarnya baper. 

Karir Jikustik diawali pada bulan Februari 1996. Mula-mula mereka membentuk sebuah band bernama G-Coustic. Dimana G diambil dari nama sebuah radio di Jogya, Geronimo FM dan Coustic berasal dari kata accoustic.

Berkat salah satu program Geronimo FM yang mendukung band-band independen, Jikustik pun bisa memperkenalkan dua lagu mereka yaitu “Berdua Lagi” dan “Seribu Tahun Lamanya” kepada masyarakat. 

Butuh waktu 3 tahun bagi Jikustik untuk merilis album rekaman Independen bertajuk “Bulan di Yogya”. Album ini diproduseri oleh Woodel’s Production, yang kemudian mempertemukan G-Coustic dengan Warner Music Indonesia.

Di tahun 2000 terciptalah album “Seribu Tahun” dan nama G-Coustic  berubah menjadi Jikustik dengan formasi Pongki Barata (vokal, gitar), Icha (bass, vokal), Dadi (gitar, vokal), Adhit (keyboard) dan Carlo (drum).

Pongki dan Icha menjadi anggota penyumbang lagu terbanyak yang dimiliki Jikustik. Boleh dibilang 80% lagu-lagu hits dari Jikustik diciptakan oleh Pongki dan 15% diciptakan oleh Icha.

Selain menciptakan lagu bagi Jikustik, mereka juga menciptakan lagu untuk penyanyi-penyanyi lain seperti Rossa, Audy, Iwan Fals, Chrisye bahkan penyanyi asal Malaysia Siti Nurhaliza dan Sheila Madjid.  

Entah hanya sekedar mitos belaka, namun Jikustik secara tidak langsung selalu terlibat dengan angka delapan. Kata ‘Jikustik’ terdiri delapan huruf dan berasal dari Geronimo yang terdiri dari delapan huruf pula. Selain itu, studio rekaman mereka di Jogja terletak di Jl. Wulung No. 8. Yang paling menarik, secara bersamaan sang vokalis Pongki Barata, hanya bisa berkarir bersama Jikustik sampai pada album ke-8 mereka.

Hengkangnya Pongki tentu menjadi pukulan berat bagi Jikustik. Belum sempat menata kembali formasi band ini, Icha sang bassis ikut menyusul jejak Pongki untuk keluar dari grup band ini.

Cukup disayangkan ya Manusia Malam !
Namun apapun itu, Jikustik telah berhasil menyematkan nama mereka sebagai band yang pantas diakui di jajaran musik Indonesia.

Report

What do you think?

11 Points
Upvote Downvote

Written by Jeane Derdanela

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jendela

Mitos Hantu Wanita ‘Berbaju Merah’ Di Sekolah Tat Tak