in ,

Anjingku…

Klik tombol play di atas untuk mendengarkan cerita Anjingku…


Aku bingung bagaimana harus memulainya, tapi…baiklah. kisah ini bermula ketika aku berumur 16 tahun. Ketika aku mulai memelihara anjing. Aku begitu mencintai dan menyayanginya sampai suatu saat dia berhianat kepadaku. Dia pergi dan mengikuti majikan baru yaitu tetanggaku.

Aku begitu marah dan merasa sangat sakit hati. Aku jadi tidak mempunyai teman bermain lagi. Tapi ketika akhirnya dia kembali padaku aku membunuhnya. Aku membunuhnya dengan cara meracuni makanannya. Dan ternyata membunuhnya saja tidak cukup.

Aku memiliki hasrat lebih untuk menyakitinya. Aku memotong kedua tangannya lalu aku menguburnya dibelakang rumah. Aku menyadari bahwa itu bukanlah perilaku yang normal. Namun aku tidak dapat mengendalikan diriku saat melakukannya.

Di tahun berikut aku mulai memelihara anjing yang baru. Selama 2 tahun kami selalu bersama hingga dia melakukan kesalahan padaku. Dia mulai mencuri di rumahku. Lalu aku meracuninya dan memenggal kepalanya. Kali ini aku tidak menguburnya. Aku menyimpan bangkainya di dalam peti di rumah kosong bekas kebakaran di samping rumahku.

2 tahun kemudian aku bertemu anjing baru dan kami bersama hingga dia membuat kesalahan. Aku melakukan hal yang sama lagi namun kali ini aku tidak memotong atau memenggalnya. Aku hanya menjahit mulutnya yang serakah dengan seutas nilon.

Aku menyimpan bangkainya di dalam karung dan lagi lagi kuletakkan di rumah kosong di samping rumahku. Tahun tahun berikutnya aku mulai menghindari anjing. Sejujurnya aku tidak ingin melakukan hal itu lagi karena setelah melakukannya aku akan merasa sangat menyesal dan dihinggapi rasa bersalah.

Namun sekali lagi aku tidak bisa mengendalikan diriku. Aku adalah orang yang tidak bisa menerima kesalahan. 

2 tahun kemudian setelah lulus kuliah aku bekerja di salah satu perusahaan media yang cukup besar. Disana aku ketemu Rudy, pria yang berhasil menarik perhatianku. Sebagai senior Rudy sangat sabar membimbingku. Dia juga sangat perhatian padaku. Selang 2  bulan berlalu aku telah mengetahui semua hal hal mengenai Rudy. Bahkan aku telah mengenal keluarganya dan Shiro anjing kesayangannya. 

Aku sekarang bebas menemui Rudi di rumahnya bahkan tanpa membuat janji terlebih dahulu dengannya. Keluarganya juga sangat baik dan menerimaku. Terlebih ketika mereka mengetahui bahwa selama ini aku hidup sebatang kara setelah kebakaran yang menewaskan kedua orang tuaku saat aku berusia 16 tahun. 

Orang tua Rudy meminta aku untuk sering sering datang berkunjung ke rumah mereka. Dan setiap kali kesana aku selalu di jamu dengan berbagai makanan yang enak enak. 

6 bulan sejak mengenali Rudy aku memantapkan diriku untuk mengutarakan isi hatiku kepadanya. Aku jatuh cinta padanya.

Malam itu aku meminta Rudy untuk datang kerumahku. Aku memberitahu bahwa hari ini adalah hari ulang tahunku. Rudy bertanya padaku apakah aku keberatan jika dia datang bersama Shiro. Karena pada hari itu dia punya jadwal untuk mengantarkan Shiro vaksin di klinik. Tentu saja aku tidak keberatan. Aku juga menyayangi Shiro. 

Rudy datang tepat pukul 8 malam. Setelah makan malam akupun mulai mengutarakannya.

“Rudy, sejujurnya aku telah jatuh cinta kepadamu”

Kalian tahu apa jawabannya? Dia menolakku. Rudy ternyata memiliki seorang kekasih yang sedang kuliah diluar kota. Dan dia mengatakan bahwa perhatiannya selama ini karena dia telah menganggapku sebagai adiknya sendiri. Aku menatapnya selama beberapa saat

“Kamu tahu Rudy? Penolakanmu adalah sebuah kesalahan. “

Dengan cepat aku mengambil garpu dan menancapkannya ke meja makan. Rudi berdiri kaget. Ketakutan telihat jelas dimatanya. Aku meraih pisau di meja dan berjalan cepat ke arah Rudy. Aku mengangkat tanganku namun Rudy secepat kilat berkelit dan mundur. 

“Apa yang kamu lakukan Lina?”

Aku kemuadian melemparkan gelas yang berhasil mengenai wajahnya. Gelas itu pecah ketika jatuh.

“Awww… gila kamu ya Lin?”

Rudi berlari ke arah pintu dan aku melompat ke arah Rudy,  aku tersungkur mamun aku berhasil meraih kakinya. aku kemudian menikamkan pisau yang kupegang ke arah kaki Rudy. Pisau itu berhasil tertancap di tulang kering kakinya. Aku mencabut dan menikamnya lagi. Rudi meraih sebuah kursi makan dan memukulkannya ke arah kepala aku.

Aku merasakan kesakitan yang luar biasa. Kaki Rudy terlepas dan aku berusaha berdiri untuk mengejarnya lagi. Sialnya aku menginjak pecahan gelas tadi. Aku merasakan darah menetes deras dari belakang kepalaku dan kini kakiku juga ikut berdarah.

Rudi berhasil kabur dengan membawa Shiro. Aku melihatnya berjalan terseok seok ke arah mobilnya dari jendela rumah. Sial, anjingku berhasil lolos.

Setelahnya, beberapa saat kemudian polisi menangkapku. Aku tidak berhasil kabur karena keadaanku pun cukup parah saat itu. Luka besar akibat hantaman kursi di kepalaku dan luka di telapak kaki membuat aku tidak mampu untuk bergerak banyak. Polisi kemudian menggeledah rumahku malam itu. 

Dan disinilah aku sekarang. Mendekam di dalam dinginnya ruangan berjeruji besi. Polisi menemukan beberapa tengkorak manusia  di rumah kosong bekas terbakar di samping rumahku.

Mereka menggeledah rumah itu karena rumah itu adalah rumah  yang kutempati dahulu bersama keluargaku. Anton yang kupenggal, Kiki yang kujahit mulutnya dan Yuda yang terkubur di belakang rumah adalah orang orang yang pernah melakukan kesalahan dimasa laluku.

Yaa… aku adalah orang yang tidak bisa menerima kesalahan. Akupun jadi begini karena orang tuaku yang tidak bisa menerima kesalahanku, maka mereka pun terbakar di rumah itu. Besok adalah hari penghakimanku. Hukuman mati adalah akhir perjalananku.  Kutuliskan kisah ini, agar kalian mengerti bahwa aku tidak bersalah.


Credits

Cerita oleh: Dezema
Dibacakan oleh: Dezema

Background Music:
Myuu
Kevin MacLeod
Horrorin


Disclaimer

Cerita ini disubmit oleh para Author dan telah menjadi hak milik Tim MalamMalamStories. Cerita ini tidak diperbolehkan untuk disalin, disebarluaskan, diubah dalam bentuk atau format apapun dan untuk kepentingan apapun, tanpa izin tertulis dari pihak Tim MalamMalamStories.

Report

What do you think?

11 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 Cerita Creepypasta ‘Ritual Horor’ Terbaik di Tahun 2020

Makna Kelam Di Balik Lagu Anak ‘Ring Around the Rosie’