in ,

Review Film The Conjuring : The Devil Made Me Do It

Setelah The Conjuring 2 tayang pada 10 Juni 2016, lima tahun silam, akhirnya di tahun ini pasangan Ed dan Lorraine Warren kembali lagi ke layar lebar. Film The Conjuring : The Devil Made Me Do It akhirnya tayang pada 2 Juni 2021 dengan membawa kisah lain tentang teror, pembunuhan dan kejahatan yang tak diketahui sebelumnya.

Kisah The Conjuring : The Devil Made Me Do It diawali dengan kisah Ed dan Lorraine yang menerima permintaan sebuah keluarga untuk menuntaskan kasus exorcism (pengusiran iblis) yang terjadi pada keluarga Glatzel. Keluarga mengira jika David diduga dirasuki iblis yang kejam dan jahat. Ed dan Lorraine pada akhirnya berhasil mengusir iblis yang ada di tubuh David, namun mereka tidak menyadari jika iblis tersebut malah berpindah dan merasuki tubuh Arne, kakak dari David. Sampai akhirnya mereka menyadari ketika Arne membunuh rekan kerjanya sendiri di luar kendali. 

Pembunuhan yang dilakukan Arne tersebut, membuat ia harus mendekam di penjara. Ed dan Lorraine berusaha meyakinkan para hakim jika itu adalah perbuatan iblis. Sayangnya hakim tidak percaya, karena tidak ada bukti yang kuat tentang hal tersebut. Dari situlah, Ed dan Lorraine akhirnya mulai mencari bukti kuat untuk membuktikan jika ada pihak yang mencoba menjebak Arne dengan memanfaatkan kekuatan jahat. 

Kalau dibandingkan dengan season sebelumnya, film ini tidak seseram film sebelumnya walaupun masih sama-sama membicarakan soal kekuatan jahat dan pengusiran yang dilakukan oleh Ed dan Lorraine. Kenapa begitu? Bisa dibilang dalam film ini, roh jahat yang ditampilkan tidak seseram yang diharapkan, hanya ada sosok wanita yang digambarkan sebagai seorang penyihir atau dalam hal ini adalah roh jahat yang dimaksudkan. Sedangkan pada season sebelum, sosok Valak menjadi icon pada The Conjuring 2.

Jumpscare yang ditampilkan dalam film ini juga hanya menyeramkan pada bagian-bagian awal film, dimana membicarakan bagaimana asal mula David bisa terkena roh jahat tersebut. Seiring berjalannya cerita, film ini  lebih membuat orang penasaran dibandingkan menakutkan. Karena sebagai penonton, kita diajak untuk menebak-nebak siapa orang dibalik kutukan tersebut. Terlebih lagi kutukan tersebut berpindah dari David, Arne bahkan Ed sendiri.

Namun dibalik menegangkan film ini, kita dibawa menyaksikan kekuatan cinta dari Ed dan Lorraine sendiri. Pada akhirnya semua yang terjadi pada Ed dan Lorraine, baik itu paranormal, iblis ataupun supranatural, dari masa muda sampai sekarang membuat hubungan mereka semakin kuat. Ketakutan, keberanian dan kegilaan mereka dalam mengusir roh jahat membuat kisah cinta mereka membuat kenangan indah. Seperti yang terlihat pada akhir film, di mana Ed yang dirasuki roh jahat akhirnya tersadar kembali dengan mengingat kenangan-kenangan yang ia lewati bersama Lorraine. 

Kalau dilihat dari pengambilan gambarnya, dalam film ini lebih menyorot tentang sudut ruangan, jendela, pintu atau bahkan tempat gelap yang dilewati oleh Ed dan Lorraine dalam mencari informasi. Terlebih lagi, efek suara yang ditampilkan membuat penonton lebih penasaran tentang apa yang akan terjadi selanjutnya sehingga membuat unsur seram dalam cerita. Overall walaupun gak seseram season sebelumnya, film The Conjuring : The Devil Made Me Do It memberikan nuansa baru yang patut ditonton. Apalagi buat kamu para penggemar Ed dan Lorraine dalam mengusir roh jahat. 

Penulis : Hutrina

Report

What do you think?

11 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu Pilih Mana, FIFA atau eFootball?

5 Ras Anjing yang Cocok untuk Pemula