in ,

Pabrik Gula Terbesar Berubah Jadi Pabrik Hantu

Bangunan tua selalu erat kaitannya dengan cerita mistis. Mau itu kecil atau besar sekali pun, banyak cerita mendebarkan yang tersimpan di sana.

Di Indonesia, pabrik jadi salah satu motor ekonomi bangsa. Salah satu yang berperan penting adalah pabrik gula. 

Banyak pabrik gula yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Dari sekian banyak, satu yang cukup terkenal pada masanya adalah pabrik gula Cot Girek, yang berada di pedalaman Aceh Utara.

Kenapa saya bilang terkenal? Ini pernah jadi pabrik gula terbesar Indonesia. Diresmikan langsung oleh Presiden Soeharto pada 19 September 1970.

Presiden Soeharto langsung datang ke Cot Girek, sebuah desa kecil yang dihuni mayoritas warga suku Jawa. Beliau tidak sendirian. Beberapa jajaran diajak serta. Salah satunya Menteri Ekonomi, Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Pabrik Gula Berhantu

Sayang, sudah diresmikan presiden, berstatus pabrik gula terbesar Indonesia, ia tidak berumur panjang. Pabrik gula Cot Girek hanya beroperasi selama 15 tahun.

Ia mati muda karena kesulitan biaya. Maklum saja, akses keluar masuk Cot Girek terbilang susah. Untuk menembus Lhoksukon (salah satu kota di Aceh Utara) harus menempuh 13 kilometer. Belum lagi kondisi jalan yang belum diaspal kala itu.

Kini, Cot Girek yang dulu dikenal akan pabrik gulanya berubah jadi pabrik kelapa sawit. Ya, kanan kiri depan belakang rumah warga dikelilingi sawit.

Kantor Pabrik Gula Berhantu yang berada tepat di depan pabrik gula itu kini telah berubah fungsi menjadi kantor PT Perkebunan Negara (PTPN) 1. Sedangkan pabrik gula itu sendiri tinggal besi tua menyeramkan.

Sebagian bangunan masih kokoh berdiri. Termasuk empat kilang raksasa yang masih kokoh. Tapi bangunan lainnya sudah porak-poranda.

Semasa era konflik Aceh, salah satu bangunan pabrik dipakai sebagai markas Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sisanya kosong tak berpenghuni.

Di balik itu semua, pabrik bersejarah ini punya segudang cerita misteri. Pabrik itu dijaga penuh selama 24 jam oleh Satpam PTPN 1. Saban pagi selalu ada suara tangisan wanita yang mereka ceritakan.

Kalian yang ingin merasakan aroma mistis di sana tidak perlu menunggu malam. Datang siang bolong pun, bulu kuduk sudah pasti merinding.

Di beberapa sudut, ada kolam besar yang di dalamnya diisi banyak ikan. Warga sekitar kerap menghabiskan waktu di sana untuk memancing. Nahas, tak semuanya bisa pulang. 

Salah satu spot yang mengerikan terdapat di bagian belakang gedung utama. Air dalam kolam hitam pekat. 

Sekali dua kali terlihat ikan yang melompat rendah. Semasa kecil saya sering menemani kawan memancing di sana.

Setiap masuk area pabrik, kami selalu diajarkan untuk meminta izin. Bukan kepada Satpam, tapi penghuni lain di sana. Itu dilakukan agar kami bisa pulang dengan selamat.

Satu ketika, saya melihat seseorang terjatuh dalam kolam tersebut. Kami berusaha menolongnya. Dan sepengetahuan saya orang itu pintar berenang.

Dia sempat tertawa sesaat setelah terjebur. Tapi ketika hendak naik lagi, dia tidak mampu mengangkat badannya.

Kami panik, berteriak, minta tolong ke Satpam di sana. Sayang, semua terlambat. Ia yang lihai berenang tak kuasa melawan tarikan dari bawah.

Seingat saya kata-kata terakhir yang diucapkan adalah “Tolong, aku enggak kuat, ada yang narik,” tak lama setelah itu, orang itu tidak muncul lagi ke permukaan.

Jasadnya memang ditemukan. Tapi dua hari kemudian dengan kondisi mengenaskan.

Cerita lain adalah ketika seseorang ingin membeli besi-besi tua terbengkalai. Pihak PTPN 1 menyambut baik niat orang itu. Lalu, dengan singkat dia bilang “Angkat saja besi-besi ini sekaligus dengan kuntilanak di dalamnya,” 

Author: Wanda


Dibacakan oleh: PapaChan

Background Music:
Myuu
Horrorin

Disclaimer

Cerita ini diambil dari Sumber sebagai bagian dari kerjasama antara MalamMalam dengan Rumah Misteri.

Apabila Anda ingin menggunakan materi cerita ini di tempat lain, Anda harus meminta izin dan menghubungi langsung pihak yang bersangkutan. Kami tidak menanggung segala konsekuensi, termasuk konsekuensi hukum yang ditimbulkan akibat dari penggunaan cerita ini.

Report

What do you think?

12 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mitos Malam Ep.23: Pabrik Gula yang Berubah Menjadi Pabrik Hantu

Mortal Kombat yang Ditolak Jean-Claude Van Damme