in , ,

Mortal Kombat yang Ditolak Jean-Claude Van Damme

Generasi 90-an tentu saja sangat akrab dengan video game action, Mortal Kombat. Genre fighting merupakan genre game yang amat populer di masa lampau karena bisa digunakan sebagai ajang untuk mengadu kebolehan antar pemain. 

Inti dari game Mortal Kombat adalah turnamen yang mempertemukan para pendekar berkekuatan ajaib dari berbagai dimensi & dunia. Sejak pertama kali dirilis pada tahun 1992, game ini meledak menjadi fenomena baru. 

Ide untuk menciptakan game Mortal Kombat bermula ketika Ed Boon & John Tobias, dua orang yang bekerja di studio game Midway Games, ingin membuat game yang konsepnya serupa dengan Street Fighter II. 

Street Fighter II memang jadi inspirasi pembuatan game Mortal Kombat. Street Fighter II adalah game bergenre perkelahian asal Jepang yang pertama kali dirilis pada tahun 1991.

Agar game buatan mereka berbeda dari Street Fighter II, Boon & rekan-rekannya ingin menampilkan game tersebut sebagai game yang tingkat kekerasan & kesadisannya setingkat di atas game asal Jepang tersebut. 

Ada satu cerita menarik saat game Mortal Kombat awal dirilis. Untuk menarik perhatian khalayak agar bersedia memainkan game baru ini, kedua penciptanya hendak diberi nama Van Damme. Nama yang berasal dari aktor laga terkenal pada masa itu, Jean-Claude Van Damme.

Wacana tersebut pada akhirnya gagal terwujud karena Van Damme menolak meminjamkan namanya untuk digunakan pada game yang bersangkutan. Gagal mengajak Van Damme bekerja sama dengan mereka, Boon lantas memikirkan nama lain untuk judul game mereka tersebut. Combat kemudian muncul di pemikiran Boon. 

Combat kemudian diubah menjadi Kombat agar game ini nampak unik & lebih mudah menarik perhatian publik. Belakangan, kata “Mortal” ditambahkan pada judul game tersebut atas usulan dari rekan kerja Boon yang bernama Steve Ritchie.

Johnny Cage menjadi karakter pertama yang diciptakan oleh Midway, di mana karakter yang bersangkutan banyak terinspirasi dari sosok Van Damme. Sebagai contoh, nama Johnny Cage jika disingkat memiliki inisial yang sama dengan Jean-Claude Van Damme. Karakter Johnny Cage juga ditampilkan gemar mengenakan kacamata hitam & memiliki profesi sebagai aktor laga.

Meroketnya popularitas game ini juga turut diikuti sisi kontroversi. Game ini dianggap banyak menampilkan adegan berdarah dan mutilasi, Mortal Kombat pun ramai diprotes oleh kalangan orang tua pada masa itu. Saking kuatnya tekanan publik terhadap game ini, parlemen Amerika Serikat sampai melakukan sidang khusus untuk membahas Mortal Kombat. 

Dari hasil sidang di parlemen Amerika Serikat itu muncul lembaga bernama lembaga Entertainment Software Rating Board (ESRB), yakni lembaga sensor untuk video game. ESRB akan memberikan batasan umur pada masing-masing game supaya game yang mengandung unsur dewasa tidak dimainkan oleh mereka yang masih di bawah umur.

Kesukesan di bidang video game membuat Mortal Kombat diadaptasi ke media-media hiburan lain. Mulai dari komik, seria kartun, hingga film. Film terbaru yang merupakan hasil adaptasi game ini dirilis pada 2021 dengan judul sama dengan game dan dibintangi oleh aktor Indonesia, Joe Taslim yang berperan sebagai Sub-Zero. 

Report

What do you think?

10 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pabrik Gula Terbesar Berubah Jadi Pabrik Hantu

Seni Menghias Tanaman di Dalam Air Ala @nuraquatic20