in

Koma Bertahun-tahun Sampai Menuju Kematian

Koma salah satu momok menakutkan. Satu hari, dua hari tak sadarkan diri karenanya mungkin tidak masalah. Tapi apa rasanya koma bertahun-tahun lamanya? Bahkan sampai 30 tahun lebih? Fakta tentang koma

Dikutip dari SehatQ, Fakta merupakan bentuk penurunan kesadaran. Keadaan ini bisa mengakibatkan penderitanya tidak sadarkan diri dan mengalami penurunan aktivitas otak yang sangat signifikan.

Penderita koma sejatinya tetap hidup. Tapi mereka tidak bisa meununjukkan tanda-tanda kesadaran dan tidak responsif pada lingkungan.

Ada banyak yang menyebabkan seseorang mengalami koma. Mulai dari cedera kepala, sakit stroke, tumor, diabetes, infeksi yang terjadi di otak, keracunan, hingga penyalahgunaan narkoba.

Para penderita diabetes, gagal ginjal, atau gangguan keseimbangan elektrolit disebut sebagai koma metabolik. Sedangkan koma struktural disebabkan oleh gangguan pada sistem otak yang disebut retikuler (RAS) yang diakibatkan oleh cedera kepala, stroker, tumor dan lainnya.

Yang jelas, tidak semua koma metabolik akan mengalami koma selama bertahun-tahun. Atau semua yang struktural terbaring tak sadarkan diri selama bertahun-tahun. Semua ini tetap tergantung pada diri sendiri.

Sebagian kasus koma mengalami perburukan hingga terjadi kematian batang otak. Prosesnya bisa terjadi selama bertahun-tahun lamanya karena tergantung pada perkembangan kondisi tubuh apakah semakin membaik atau memburuk.

Koma bertahun-tahun dialami semua kalangan. Termasuk mereka-mereka yang punya nama tenar. Salah satunya mantan pebalap nomor satu dunia, Michael Schumacher.

Fakta tentang koma

Selama enam tahun Michael Schumacher tak berdaya. Penyebab juara dunia F1 sembilan kali itu koma kecelakaan saat bermain ski di pegunungan Aplen 2013 lalu.

Schumacher mengalami cedera kepala karena terbentur batu sangat kencang. Sesaat setelah kejadian dia sempat sadar beberapa menit.

Akan tetapi, ketika tiba di rumah sakit mantan pebalap Ferrari sudah tidak sadarkan diri. Kondisi yang dialami sangat serius, ia pun dipindahkan ke rumah sakit yang lebih besar di Grenoble, Prancis.

Seperti yang disinggung di atas, koma yang dialami Schumacher disebut sebagai koma struktural. Ia mengalami trauma berat di kepala yang jadi penyebab utama koma.

Menurut Dr Anandika, seperti dikutip dari SehatQ, kondisi ini mengancam nyawa. Benturan keras di kepala itu bisa meningkatkan tekanan di tengkorak kepala yang menyebabkan kematian.

Mantan pebalap nomor 1 dunia masih beruntung. Dia hanya “tertidur” selama enam tahun dan telah sadarkan diri. Di Prancis, dari olahraga yang berbeda, ada yang tak sadarkan diri sampai 39 tahun lamanya.

Nasib malang dialami mantan pemain Paris Saint-Germain, Jean-Pierre Adams. Apa yang dialami Adams sungguh memilukan. 

Ia menderita bukan hanya karena koma hampir empat dekade. Tapi juga proses pengobatan yang tak kalah menyedihkannya.

Fakta tentang koma

Jean-Pierre Adams menderita cedera dalam sebuah pertandingan bersama Paris Saint-Germain. Cedera lututnya cukup parah hingga membutuhkan operasi.

Sayang, operasi yang dilakukan Maret 1982 membuatnya tidak pernah sadar lagi. Dokter melakukan kesalahan dalam melakukan anestesi.

Adams membutuhkan operasi untuk memperbaiki tendon lututnya yang sobek. Celakanya, hari itu banyak staf rumah sakit di Lyon yang mogok.

Keterbatasan personel, satu ahli anestesi merawat delapan pasien, termasuk mantan penggawa timnas Prancis. Hari itu juga ada anak magang yang mengisi kekosongan akibat mogoknya para dokter dan perawat rumah sakit.

Tugas yang harusnya berjalan mudah untuk memulihkan cedera lutut sang pemain berakhir bencana. Mereka membuat banyak kesalahan yang menyebabkan Adam mengalami serangan jantung dan kerusakan otak.

Sejak saat itu ia mengalami koma. Setelah 15 bulan dirawat di rumah sakit, ia dibawa pulang ke rumah oleh istrinya, Bernadette.

Adapun ahli anestesi dan peserta magang baru diberi hukuman Sembilan tahun kemudian. Itu pun hanya penjara satu bulan dan denda 750 euro.

Kini penderitaan Jean-Pierre Adams sudah berakhir. Beberapa hari lalu ia meninggal dunia setelah 39 tahun tertidur pulas tak berdaya di samping istri tercinta.

Report

What do you think?

10 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kisah Anansi ‘Goatman’ [Part 2]

4 Film Horor yang Diadaptasi dari Novel karya Stephen King