in ,

Kisah Misterius di Mercusuar Kepulauan Flannan

Mercusuar Kepulauan Flannan - grunge. com 2
Dok. The National Scots

Kepulauan Flannan merupakan sekumpulan pulau dan batu terletak di wilayah barat Skotlandia, sekitar 32 KM dari pulau Lewis. Lokasinya yang terpencil dan tidak memiliki lahan besar membuat Kepulauan Flannan tidak memiliki penduduk tetap.

Terdapat dua pulau utama di kawasan Kepulauan Flannan. Yakni Eilean Mor dan Eilean Taighe. Dua pulau ini dikelilingi oleh sejumlah batu besar yang bernama Lie Soray, Sgeir Tomain, Eilean a’ Ghobba, Roraeim, dan Brona Cleit. Jika ditotal, Kepulauan Flannan memiliki total wilayah seluas 50 hektar (0,5 KM2)

Area di sekitar Kepulauan Flannan dikenal sebagai wilayah yang cukup berbahaya untuk kapal-kapal yang akan bersandar di Skotlandia. Tak cuma itu, Kepulauan Flannan juga dikenal memiliki angin yang cukup hebat karena terletak tak jauh dari tempat paling berangin di Skotlandia, Butt of Lewis. 

Kedua faktor di atas membuat otoritas setempat memutuskan untuk membangun sebuah mercusuar untuk memandu kapal-kapal yang melewati Kepulauan Flannan. Mercusuar ini dibangun di sebuah bukit yang terletak di sisi timur Eilean Mor. Proses pembangunan mercusuar setinggi 23 meter ini memakan waktu empat tahun dan mulai beroperasi pada 1899. 

Akan tetapi, mercusuar ini langsung menelan korban di tahun pertamanya. Tiga orang penjaga mercusuar, James Ducat, Thomas Marshall serta Donald McArthur menghilang tanpa jejak. Insiden ini pun sempat membuat Mercusuar Kepulauan Flannan menjadi topik perbincangan hangat di Skotlandia.

Kronologis Menghilangnya Tiga Penjaga Mercusuar Kepulauan Flannan

Ducat, Marshall dan McArthur menghilang pada Desember 1900. Keanehan di Mercusuar Kepulauan Flannan pertama kali disadari kapal bernama Archtor yang menuju Edinburgh pada 15 Desember 1900. Ketika melewati wilayah Kepulauan Flannan, kru Achtor menyadari lampu di mercusuar tidak menyala.

Tiga hari setelahnya, Archtor bersandar di Edinburgh. Mereka pun langsung melaporkan kejadian di Kepulauan Flannan kepada otoritas setempat. Pihak ototritas pun tak butuh waktu lama untuk mengirim sebuah kapal dan memeriksa keadaan di Mercusuar Kepulauan Flannan.

Kapal bernama Hesperus tersebut tiba di Eilean Moor pada 26 Desember 1900, satu hari setelah natal. Kapten Hesperus langsung menyadari sesuatu yang ganjil di Eilean Mor, ia tidak melihat bendera Skotlandia yang biasa berkibar di sebuah tiang bendera dekat mercusuar.

Ia pun langsung membunyikan klakson kapal dengan tujuan mencuri perhatian tiga orang penjaga mercusuar. Namun, ia tidak mendapatkan respon dari para penjaga mercusuar.

Kapten kapal Hesperus kemudian mengirim seseorang bernama Joseph Moore untuk memeriksa situasi di Eilean Mor. Moore bukanlah sosok yang asing dengan Mercusuar Kepulauan Flannan. Ia merupakan salah satu penjaga mercusuar yang datang untuk bekerja setelah menjalani masa liburan selama dua pekan.

Mercusuar Kepulauan Flannan - grunge. com 2
dok. grunge.com

Tak cuma itu, Moore juga memiliki hubungan dekat dengan Ducat, Marshall dan Macarthur. Keempatnya merupakan kawan dekat dan cukup sering menghabiskan waktu bersama-sama.

Sesampainya di mercusuar, Moore tidak menemukan rekan-rekannya. Namun, ia tidak melihat adanya keanehan tersendiri di dalam maupun luar area mercusuar. Menurut penuturan Moore, kamar ketiga rekannya berada dalam kondisi rapi dan sama sekali tidak ada kerusakan.

Moore juga menyadari meja makan di area dapur berada dalam kondisi rapi. Bahkan, Moore menilai ketiga rekan-rekannya sedang bersiap makan sebelum menghilang. Setelah melakukan penyelidikan singkat, Moore memutuskan untuk kembali ke Hesperus untuk melaporkan kondisi dan meminta bala bantuan.

Sejumlah Kejanggalan di Eilean Mor

Setelah mendapat kabar dari Moore, Hesperus mengutus beberapa awaknya untuk menyisir Eilean Mor. Beberapa awak Hesperus juga memeriksa mercusuar dengan teliti.

Awak Hesperus yang menyisir area mercusuar kembali menemukan sejumlah kejanggalan. Mereka melihat posisi lampu yang sudah terisi minyak dan siap dinyalakan. Mereka juga cuma menemukan satu set jas hujan milik salah seorang penjaga mercusuar. Hal tersebut mengindikasikan satu orang penjaga keluar area mercusuar tanpa mengenakan jas hujan.

Awak Hesperus juga dibuat kaget dengan kondisi di sisi barat Eilean Mor. Mereka melihat sebuah boks dan rel kereta kecil di Eilean Mor rusak parah. Tak hanya itu, awak Hesperus juga menyadari sebuah tanah yang terletak di atas bukit terlepas dan berada 10 meter dari tempat asalnya.

Setelah menyisir Eilean Mor, Moore dan awak Hesperus menyampaikan temuan mereka pada kapten kapal. Sang kapten pun langsung mengirim sebuah telegram yang berisi kondisi memprihatinkan di Eilean Mor kepada Dewan Mercusuar Skotlandia.

“Insiden menyedihkan telah terjadi di Kepulauan Flannan. Tiga penjaga mercusuar, Ducat, Marshall dan Macarthur telah menghilang dari pulau. Seluruh jam yang berada di mercusuar sudah berhenti berdetak dan terdapat sejumlah pertanda insiden buruk ini terjadi pekan lalu. Saya menduga ketiga penjaga ini tersapu badai ketika berusaha memperbaiki rel kereta yang rusak,” begitu bunyi telegram kiriman Hesperus.

Apa yang Sebenarnya Terjadi di Eilean Mor?

Dewan Mercusuar Skotlandia datang dan menyelidiki kondisi di Eilean Mor pada 29 Desember 1900. Proses investigasi menyeluruh ini dilakukan oleh Robert Muirhead, salah satu petinggi Dewan Mercusuar Skotlandia.

Muirhead bukanlah sosok yang asing bagi ketiga penjaga mercusuar. Ia mengenal ketiga orang tersebut dengan baik dan merupakan sosok yang menempatkan mereka di Eilean Mor.

Berdasarkan hasil investigasi, Muirhead mengambil kesimpulan bahwa ketiga penjaga mercusuar disapu badai hebat. Ducat dan Marshall sedang berusaha memperbaiki rel kereta ketika Eilean Mor dihantam badai besar. Macarthur kemudian meninggalkan area mercusuar dengan terburu-buru dan tidak menggunakan jas hujannya.

Hasil investigasi Muirhead ternyata tidak membuat banyak pihak puas. Sejumlah media setempat berusaha menyusun teori di balik menghilangnya ketiga penjaga mercusuar. Mulai dari teori mengenai kehadiran monster laut, diculik mata-mata asing hingga kehadiran kapal hantu yang memaksa ketiganya meninggalkan Eilean Mor.

Jasad Ducat, Marshall dan Macarthur hingga kini belum ditemukan. Hal itu menjadi salah satu alasan di balik masih misteri Mercusuar Kepulauan Flannan yang hingga kini masih belum terpecahkan.

Sumber 1

Sumber 2

Report

What do you think?

14 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

My Name, Drama Netflix Terbaru Han So Hee

Hidup Mundur