in ,

Cerita Menyedihkan Sigale-gale, Boneka Tradisional Milik Masyarakat Samosir

Sigale-gale merupakan boneka tradisional milik masyarakat Samosir - dreamers. id
Sigale-gale merupakan boneka tradisional milik masyarakat Samosir (dreamers.id)

Tanah Batak memiliki sejuta kisah misteri. Mulai dari Sibiangsa, Begu Ganjang, hingga Begu Ture. Sigale-gale merupakan salah satu kisah misteri asal Batak yang sangat populer hingga hari ini.

Sigale-gale merupakan sebuah boneka kayu yang berbentuk seperti seorang laki-laki lengkap dengan pakaian, ulos, serta penutup kepala. Menurut legenda Batak, Sigale gale merupakan representasi putra seorang penguasa lokal di Pulau Samosir yang meninggal muda di medan perang.

Awalnya, Sigale-gale merupakan salah satu bagian upacara kematian di Pulau Samosir. Kini, tradisi tersebut sudah mulai ditinggalkan dan Sigale gale lebih sering dipertontonkan kepada para wisatawan di Pulau Samosir.

Kisah Sigale-gale

Sigale gale dianggap sebagai putra Raja Rahat yang gugur di medan perang (Klikbatak)

Kisah Sigale gale merupakan salah satu tradisi oral dari masyarakat daerah Tomok, Simanindo, Kabupaten Samosir. Masyarakat setempat meyakini Sigale gale merupakan representasi putra seorang penguasa setempat.

Dahulu, Pulau Samosir dikuasai oleh seorang penguasa bernama Raja Rahat. Raja Rahat merupakan seorang penguasa yang baik dan adil serta dicintai oleh seluruh warga Pulau Samosir.

Suatu hari, Pulau Samosir kedatangan lawan yang cukup mengancam. Raja Rahat mengutus putranya, Raja Manggale sebagai panglima perang untuk mengusir lawan-lawan yang berusaha menguasai Pulau Samosir. Raja Manggale merupakan putra tunggal Raja Rahat dan pewaris takhta kerajaan.

Pertempuran antara kerajaan Raja Rahat dan musuhnya berlangsung dengan sengit. Raja Manggale pun menjadi salah satu korban gugur di pertempuran itu dan tidak bisa pulang ke rumahnya meski kerajaan Raja Rahat berhasil mengusir musuh.

Gugurnya Raja Manggale langsung membuat Raja Rahat larut dalam kesedihan dan jatuh sakit. Ratusan warga berusaha mendatangkan dukun untuk menyembuhkan penyakit Raja Rahat. Akan tetapi, banyak dukun yang gagal memulihkan kondisi Raja Rahat.

Salah satu sibaso (dukun wanita) akhirnya bisa menerawang kondisi Raja Rahat. Ia pun menyarankan warga setempat untuk membangun sebuah patung/boneka dengan perawakan mirip Raja Manggale.

Setelah boneka selesai dibangun, sibaso melakukan ritual pemanggilan arwah Raja Manggale dengan iringan musik gondang sabangunan, kemudian, boneka tersebut bergerak sendiri dan turut menari. Warga setempat meyakini arwah Raja Manggale telah hadir dan menggerakkan boneka tersebut.

Boneka tersebut kemudian diberikan kepara Raja Rahat. Raja Rahat memberi sambutan positif atas kehadiran boneka tersebut dan perlahan-lahan mulai sembuh dari penyakitnya. Kini, boneka itu dikenal dengan nama Sigale gale.

Sisi Mistis Sigale-gale

Sigale-gale bisa menari dan menangis sendiri - Tripelaketoba
Sigale-gale bisa menari dan menangis sendiri (Tripelaketoba)

Warga setempat meyakini boneka Sigale-gale punya kekuatan mistis yang cukup kuat. Oleh karena itu, Sigale-gale tidak bisa dibuat sembarangan dan para kreator harus memiliki hubungan batin kuat. Hubungan batin kuat tersebut dibutuhkan agar Sigale gale bisa menari ketika mendengar iringan musik tradisional batak.

Selain itu, para kreator boneka juga disebut harus siap menyerahkan jiwanya kepada Sigale-gale. Hal tersebut membuat setiap bagian tubuh Sigale gale dibuat oleh orang berbeda.

Nah, Sigale-gale kini dikenal sebagai boneka menyeramkan. Pasalnya, warga setempat meyakini Sigale-gale bisa menangis dan bergerak sendiri tanpa adanya iringan musik.

Seiring berjalannya waktu, Sigale gale digunakan masyarakat setempat dalam upacara kematian. Biasanya, Sigale-gale akan dikeluarkan apabila ada laki-laki anggota keluarga yang berpulang. Selain itu, Sigale-gale juga bisa digunakan jika sebuah keluarga tidak memiliki keturungan laki-laki.

Akan tetapi, kedatangan misionaris Kristen membuat tradisi tersebut mulai ditinggalkan masyarakat Pulau Samosir. Bahkan, kini sudah tidak banyak lagi masyarakat yang memiliki Sigale-gale.

Kini, Sigale gale sudah tidak lagi identik dengan upacara kematian. Sigale-gale kini digunakan sebagai ajang atraksi buat para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Samosir. Pertunjukan Sigale-gale biasanya akan memakan waktu satu hingga dua jam.

Sumber 1

Sumber 2

Sumber 3

Report

What do you think?

11 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 rekomendasi diet buat kamu yang ingin menurunkan berat badan - Unsplash

5 Rekomendasi Diet Buat Kamu yang Ingin Turunkan Berat Badan

Arwah gentayangan Peg Entwistle menghantui tanda Hollywood - Unsplash

Kisah Tragis Peg Entwistle yang Menghantui Tanda Hollywood