in ,

Teror Monster dengan 21 Wajah yang Nyaris Menghancurkan Perusahaan Raksasa Jepang

Teror Monster dengan 21 Wajah membuat Glico Menelan Kerugian besar - historyofyesterday. com
Teror Monster dengan 21 Wajah membuat Glico Menelan Kerugian besar (historyofyesterday. com)

Siapa sih yang nggak kenal dengan produk-produk Jepang seperti Pocky, Pretz, dan susu formula Morinaga? Kedua produk itu dihasilkan oleh dua perusahaan raksasa, Glico dan Morinaga.

Meski kini sudah mendunia, Glico dan Morinaga hampir saja kolaps tiga dekade silam. Keduanya sempat terlibat kasus pemerasan dengan seseorang/sejumlah beberapa orang yang kini dikenal dengan nama Monster dengan 21 Wajah.

Sang Monster sempat meneror Glico dan Morinaga selama 17 bulan pada pertengahan 1980-an. Aksi terornya pun membuat kedua perusahaan raksasa tersebut menelan rugi besar dan hampir saja kolaps.

Awal Kasus Monster dengan 21 Wajah
Penculikan Katsuhisa Ezaki menjadi awal teror (inf.news)

Kasus pemerasan Monster dengan 21 Wajah dimulai pada 18 Maret 1984. Ketika itu, terdapat dua orang bertopeng yang memasuki rumah Presiden Glico, Katsuhisa Ezaki. Keduanya langsung mengikat dan menyandera istri serta anak Ezaki lalu kemudian menyeret sang Presiden yang tengah mandi.

Kasus penculikan ini langsung membuat masyarakat Jepang geger. Pasalnya, komplotan penculik meminta dana tebusan sebesar 1 miliar Yen (sekitar Rp129 miliar). Akan tetapi, keduanya tidak berhasil mendapatkan dana tebusan karena Ezaki berhasil melarikan diri tidak lama setelah diculik. Kasus penculikan ini merupakan awal penderitaan Ezaki selama satu setengah tahun ke depan. 

Beberapa lama setelah kasus penculikan Ezaki, enam mobil yang terparkir di pabrik Glico dibakar oleh orang tidak bertanggung jawab. Lalu, Glico mendapat kiriman hydrochloric acid. Tidak sampai di situ, para pelaku juga mengirim surat ancaman yang langsung dimuat di media-media ternama Jepang.

Surat tersebut berisi ejekan serta ancaman kepada seluruh anggota kepolisian Jepang. Selain itu, sang pelaku juga tidak segan-segan membeberkan warna mobil yang digunakan untuk menculik Ezaki serta swalayan tempat membeli kebutuhan sang Presiden selama diculik.

Di bawah surat tersebut, sang pelaku menuliskan namanya sebagai Monster dengan 21 Wajah. Nama tersebut diambil dari sebuah novel karangan penulis ternama, Edogawa Ranpo, yang diterbitkan pada 1963.

Meski sudah mendapatkan sejumlah petunjuk dari surat tersebut, pihak kepolisian masih dibuat kebingungan dengan kasus penculikan Ezaki. Teror Monster dengan 21 Wajah pun tidak selesai sampai di sini.

Ancaman Sianida di Produk Buatan Glico
Sang Monster mengklaim telah memberi sianida di produk-pruduk Glico - Takaski
Sang Monster mengklaim telah memberi sianida di produk-pruduk Glico (Takaski)

Monster dengan 21 Wajah kembali muncul ke permukaan dua bulan setelah kasus penculikan Ezaki. Kali ini, mereka mengirim surat ancaman dan mengaku telah meracuni produk permen milik Glico dengan sianida.

Glico memproduksi cukup banyak merek yang tersebar di seluruh Jepang. Nah, sang Monster tidak menyebut merek-merek permen yang telah mereka beri sianida. Sebagai langkah antisipasi, Glico memutuskan untuk menarik semua merek permen mereka dari pasaran. Aksi ini membuat Glico menelan kerugian sebesar 130 juta US Dollar dan terpaksa memberhentikan 1000 pegawainya.

Pihak kepolisian pun langsung bergerak cepat setelah Glico menarik semua merek permennya. Akan tetapi, pihak berwajib tidak menemukan satu pun permen Glico yang dilapisi sianida, seperti yang telah diklaim Monster dengan 21 Wajah.

Sebulan setelahnya, Monster dengan 21 Wajah memilih menghentikan aksi terornya kepada Glico. Dalam suratnya, sang Monster mengatakan sudah cukup puas melihat Presiden Glico menderita.

Kini Monster dengan 21 Wajah Kirim Ancaman ke Perusahaan Lain

Masyarakat Jepang tidak bisa terlalu lama bernapas lega. Pasalnya, pada September 1984, Monster dengan 21 Wajah kembali muncul dan kali ini menyerang perusahaan permen lainnya, Morinaga.

Tidak seperti kasus Glico dan Ezaki, Monster dengan 21 Wajah tidak menculik petinggi Morinaga. Mereka hanya mengirim surat ancaman dan meminta dana tebusan yang tidak sedikit.

Morinaga sama sekali tidak tertarik memenuhi permintaan sang Monster. Keputusan itu pun membuat sang Monster berang dan melancarkan aksi berbahaya. Mereka kembali mengirim surat dan mengatakan telah memberikan potassium sianida kepada 20 kotak permen yang tersebar di kawasan Tokyo.

Pihak kepolisian pun langsung bergerak cepat dan menemukan 20 kotak yang dimaksud Monster dengan 21 Wajah. Di atas kotak tersebut, sang Monster memberikan catatan mengenai kandungan sianida.

Siapa Aktor Utama di Balik Teror Glico Morinaga?
Dua orang yang ditengarai terlibat dalam aksi teror Monster dengan 21 Wajah - allthatinteresting. com
Dua orang yang ditengarai terlibat dalam aksi teror Monster dengan 21 Wajah (allthatinteresting. com)

Aksi teror Monster dengan 21 Wajah membuat pihak kepolisian kebingungan. Sejumlah media Jepang bahkan mengatakan pihak kepolisian sudah mengerahkan satu juta orang anggotanya untuk menangani kasus ini. Namun, sang Monster tidak berhasil ditangkap polisi.

Meski tidak berhasil mendapatkan aktor utama teror ini, pihak kepolisian sudah menentukan tiga orang yang ditengarai bertanggung jawab. Identitas dua dari tiga orang tersebut tidak diketahui dan satu sosok lainnya merupakan penjahat kelas kakap yang bernama Manabu Miyazaki.

Miyazaki dicurigai karena memiliki kemiripan fisik dengan dua orang calon tersangka lainnya. Akan tetapi, Miyazaki tidak ditangkap karena pihak kepolisian tidak memiliki bukti-bukti yang cukup.

Aksi teror Monster dengan 21 Wajah terhenti pada Agustus 1985. Mereka menghentikan aksi terornya setelah salah seorang petinggi kepolisian Jepang bunuh diri karena tidak berhasil memecahkan kasus ini.

Hingga kini, tidak ada yang mengetahui sosok di balik aksi teror sang Monster. Selain itu, sang Monster juga tak mendapatkan dana tebusan yang telah berkali-kali diminta ketika menjalankan aksinya.

SUMBER 1

SUMBER 2

Report

What do you think?

11 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SS Ourang Medan terdampar di Selat Malaka dan kemudian tenggelam secara misterius - Unsplash

Misteri SS Ourang Medan di Selat Malaka

Kematian Anastasia Romanov masih menjadi misteri hingga hari ini - Vizaca

Teka-Teki Kematian Anastasia Romanov, Putri Rusia yang Dieksekusi Tentara Bolshevik