in ,

Kisah Tragis di Balik Kokohnya Tembok Tower of London

Tower of London Menyimpan banyak cerita tragis di balik tembok kokohnya - TripAdvisor
Tower of London Menyimpan banyak cerita tragis di balik tembok kokohnya (TripAdvisor)

Tower of London merupakan salah satu destinasi wisata para wisatawan lokal maupun mancanegara yang mengunjungi ibu kota Inggris. Kebanyakan wisatawan berkunjung untuk melihat langsung mahkota kerajaan Inggris dan menyaksikan upacara pembukaan serta penutupan Tower of London yang dilakukan para pasukan pengamanan keluarga kerajaan.

Selain itu, Tower of London juga memiliki nilai sejarah yang tidak ternilai. Bangunan di tepian sungai Thames ini sudah berdiri kokoh semenjak abad ke-11. Awalnya, bangunan ini didirikan sebagai pusat pemerintahan kerajaan Inggris dan menjadi benteng pertahanan London dari serangan para pemberontak.

Seiring berjalannya waktu, Tower of London beralih fungsi dan tidak lagi menjadi kediaman penguasa Inggris. Bangunan ini sempat menjadi pusat pencetak uang, gudang penyimpanan harta berharga, penjara, hingga tempat eksekusi dan kini museum.

Di usianya yang telah menginjak angka 1000 tahun, telah banyak kisah tragis yang terjadi di balik kokohnya tembok Tower of London. Eksekusi Anne Boleyn serta Lady Jane Grey menjadi salah dua dari segudang kisah tragis di sini.

Anne Boleyn Difitnah dan Dihukum Mati di Tower of London
Anne Boleyn merupakan ratu kerajaan Inggris yang dieksekusi di Tower of London - history. com
Anne Boleyn merupakan ratu kerajaan Inggris yang dieksekusi di Tower of London (history.com)

Anne Boleyn merupakan salah satu istri raja Henry VII yang berkuasa di pertengahan abad ke-16. Anne Boleyn memiliki paras cantik dan menjadi salah satu anggota keluarga kerajaan Inggris yang cukup populer di mata masyarakat jelata.

Anne Boleyn dan Henry VII mengikat janji suci pada 14 November 1532. Upacara pernikahan Anne Boleyn dan Henry VII dilakukan secara tertutup dan hanya dihadiri anggota keluarga kedua mempelai.

Tujuh bulan setelah menikahi Henry VII, Anne Boleyn diangkat menjadi ratu kerajaan Inggris. Setelah dinobatkan sebagai ratu, popularitas Anne Boleyn di mata masyarakat jelata langsung meroket tajam.

Kehidupan Anne Boleyn sebagai ratu tidak bertahan lama. Pasalnya, ia gagal memberikan Henry VIII anak laki-laki sebagai penerus takhta kerajaan Inggris. Kegagalan tersebut membuat Henry VIII gerah dan mulai mencari cara menyingkirkan Anne Boleyn.

Henry VIII akhirnya berhasil menyingkirkan Anne Boleyn pada 1536. Henry VIII menuduh Anne Boleyn telah berselingkuh dan tidak mampu menjalankan tugasnya sebagai ratu dan pemberi keturunan laki-laku dengan maksimal.

Anne Boleyn pun langsung dipenjara di salah satu ruangan yang terletak di Tower of London. Tidak lama setelahnya, Anne Boleyn dieksekusi dengan cara dipenggal pada 19 Mei 1536, kurang dari tiga tahun setelah menikahi Henry VIII. Anne Boleyn merupakan anggota keluarga kerajaan pertama yang dieksekusi di hadapan publik.

Henry VIII tidak butuh waktu lama untuk mencari pendampingnya. Ia langsung menikahi Jane Seymour. Henry VIII akhirnya bisa bernapas lega karena pernikahannya dengan Seymour berbuah anak laki-laki.

Eksekusi Anne Boleyn serta proses pengadilan yang berat sebelah tentu membuat berang masyarakat Inggris. Tidak cuma itu, Anne Boleyn juga disebut keberatan dengan berbagai tuduhan yang diberikan meski pada akhirnya menerima nasib buruknya. Anne Boleyn dimakamkan di kapel St. Peter ad Vicula yang terletak di kawasan Tower of London. 

Hingga hari ini, arwah Anne Boleyn disebut masih bergentayangan di area Tower of London. Menurut penuturan para prajurit kerajaan yang menjadi penjaga, arwah Anne Boleyn bisa ditemui di sekitar makamnya serta area eksekusi. Penampakan hantu Anne Boleyn juga disebut sempat membuat salah seorang penjaga Tower of London pingsan.

Kisah Lady Jane Grey, Si Ratu Sembilan Hari
Eksekusi Lady Jane Grey diabadikan dalam lukisan karya Paul Delaroche (ZBrushCentral)

Lady Jane Grey merupakan salah satu pewaris takhta kerajaan Inggris selepas era Henry VIII. Lady Jane Grey dinobatkan sebagai ratu di usia 16 tahun pada Juli 1553.

Lady Jane Grey dinobatkan menjadi pewaris takhta kerajaan Inggris setelah Raja Edward VI wafat di usia muda pada 1553. Beberapa saat sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Edward VI telah menyerahkan seluruh kekuasaannya kepada Lady Jane Grey.

Lady Jane Grey merupakan wanita cerdas yang mendapatkan pendidikan tinggi semenjak usia muda. Di usia sembilan tahun, Lady Jane Grey disebut sudah fasih bicara dengan bahasa Yunani, Latin, Prancis, Ibrani serta Italia.

Status Lady Jane Grey sebagai salah satu calon pewaris takhta kerajaan Inggris semakin jelas setelah ayahnya, Henry Grey, mendapat jabatan sebagai adipati atau Duke of Suffolk. Kenaikan pangkat sang ayah pun membuat Lady Jane Grey semakin sering terlihat di kawasan istana.

Lady Jane Grey bukanlah satu-satunya wanita yang memperebutkan takhta kerajaan Inggris setelah Edward VI tutup usia. Sepupunya, Mary Tudor, juga mengincar makhota kerajaan dan berambisi menjadi ratu pertama Inggris.

Ambisi Mary mendapat halangan ketika Lady Jane Grey dinobatkan sebagai Ratu Inggris tiga hari setelah Edward VI wafat. Akan tetapi, Mary tidak hilang akal dan menemukan cara menyingkirkan Lady Jane Grey.

Mary menilai Lady Jane Grey telah melanggar peraturan kerajaan karena tidak mau menjadikan suaminya, Lord Guildford Dudley, sebagai raja. Mary pun mengirim surat kepada parlemen dan menegaskan statusnya sebagai sosok sah pewaris takhta kerajaan.

Parlemen menyetujui permintaan Mary dan langsung mencopot status Lady Jane Grey. Lady Jane Grey dan suaminya kemudian dipenjara di Tower of London dan dieksekusi tidak lama setelahnya. Lady Jane Grey menjadi salah satu arwah yang bergentayangan di balik kokohnya tembok Tower of London. 

Pada 1957, seorang penjaga mengaku mendengar suara memekik dari atas pos pengamanannya. Sontak, penjaga tersebut langsung bergegas dan menghampiri sumber suara.

Ia pun dibuat kaget karena menemukan sesosok makhluk astral berwarna putih. Sosok tersebut diperkirakan adalah Lady Jane Grey. Kejadian ini terjadi pada 12 Februari, tepat di hari eksekusi Lady Jane Grey empat abad sebelumnya.

Selain eksekusi Anne Boleyn dan Lady Jane Grey, Tower of London juga menyimpan banyak kisah tragis lainnya. Bagaimana, apakah kalian siap mengunjungi Tower of London dan menyaksikan sendiri penampakan hantu Lady Jane Grey dan Anne Boleyn?

SUMBER 1

SUMBER 2

SUMBER 3

SUMBER 4

Report

What do you think?

11 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artefak China yang tersebar di Eropa menghilang misterius selama beberapa tahun terakhir - Artnet News

Pencurian Artefak China yang Bikin Dunia Seni Eropa Geger

Menghilangnya Agatha Christie menjadi salah satu misteri terbesar di awal abad ke-20 - Chron

Teka-teki Menghilangnya Novelis Misteri Tersohor