in ,

Teka-teki Menghilangnya Novelis Misteri Tersohor

Menghilangnya Agatha Christie menjadi salah satu misteri terbesar di awal abad ke-20 - Chron
Menghilangnya Agatha Christie menjadi salah satu misteri terbesar di awal abad ke-20 (Chron)

Siapa tidak kenal Agatha Christie? Wanita kelahiran 1890 ini merupakan novelis paling terkenal di abad ke-20. Ia merupakan otak di balik karakter detektif fiktif, Hercules Poirot dan Miss Marple.

Akan tetapi, Christie tidak hanya dikenal dengan novel misterinya yang menegangkan. Ia sempat menghilang selama 11 hari pada Desember 1926. Hingga saat ini, tidak ada yang mengetahui apa yang terjadi dan sebab menghilangnya Agatha Christie.

Lalu, apa yang terjadi kepada Christie selama 11 hari misterius di Desember 1926? Yuk simak ulasan serta berbagai teorinya bersama Malammalam.com!

KRONOLOGIS MENGHILANGNYA AGATHA CHRISTIE
Keberadaan Agatha Christie tidak diketahui selama 11 hari - Scientific American
Keberadaan Agatha Christie tidak diketahui selama 11 hari (Scientific American)

Agatha Christie menghilang pada Jumat, 3 Desember 1926. Sebelum pergi tanpa jejak, ia diketahui berada di kediamannya yang berada di kawasan Berkshire, Inggris. Ia bahkan disebut sempat mencium kening anaknya, Rosalind, yang tengah tertidur sebelum menghilang. Setelah mencium kening Rosalind, Christie pergi tanpa alasan menggunakan mobilnya. 

Awalnya, tidak ada yang mencurigai perilaku Christie. Akan tetapi, suami dan keluarga besarnya mulai khawatir ketika Christie tidak kunjung pulang. Pihak kepolisian pun langsung mendapat kabar menghilangnya Christie.

Status Christie sebagai novelis terkenal membuat pihak kepolisian langsung mengerahkan ribuan anggotanya. Selain itu, ratusan warga sipil serta novelis terkenal, Sir Arthur Conan Doyle dan Dorotny L. Sayers, juga terlibat dalam proses pencarian Christie.

Pihak kepolisian pun langsung menemukan mobil yang dikendarai Christie. Mobil tersebut ditinggalkan di sebuah jalanan yang terletak di dekat Guilford, tidak terlalu jauh dari kediaman Christie.

Awalnya, pihak kepolisian mengira Christie terlibat kecelakaan lalu lintas tunggal. Akan tetapi, teori tersebut langsung terpatahkan karena jasad Christie tidak ditemukan meski aparat sudah melakukan pencarian menyeluruh.

Masih tidak ada tanda-tanda Christie tiga hari setelah meninggalkan kediamannya, Media yang berkumpul di kediaman Christie, kantor polisi serta lokasi ditemukannya mobil Christie mulai berspekulasi. Tidak sedikit pula wartawan yang mengatakan Christie telah mengakhiri hidupnya sendiri.

Selain itu, ada juga beberapa wartawan yang mengatakan ini merupakan sebuah aksi publisitas untuk memasarkan novel terbaru Christie. Akan tetapi, kedua teori tersebut tidak bisa dibuktikan kebenarannya.

AGATHA CHRISTIE AKHIRNYA DITEMUKAN SETELAH 11 HARI MENGHILANG
Agatha Christie ditemukan di sebuah hotel setelah 11 hari menghilang tanpa jejak - Sky
Agatha Christie ditemukan di sebuah hotel setelah 11 hari menghilang tanpa jejak (Sky)

Misteri menghilangnya Agatha Christie akhirnya berakhir pada 14 Desember 1926. Ia ditemukan di sebuah hotel yang berada di Harrowgate, sekitar 352 KM dari kediamannya.

Meski sudah ditemukan, Christie tidak bisa memberi alasan jelas di balik keberadaannya selama 11 hari terakhir. Christie mengaku sama sekali tidak bisa mengingat apa saja yang terjadi selama 11 hari.

Pihak kepolisian pun dibuat kerepotan karena Christie tidak bisa memberikan testimoni memuaskan. Pada akhirnya, pihak berwajib mengambil kesimpulan Christie terlibat kecelakaan tunggal ketika sedang menuju London. Christie kemudian pergi ke London sendirian dan berangkat ke Harrowgate dengan kereta api.

Setelah itu, Christie memutuskan menginap di hotel bernama Swan Hydro. Anehnya, ia menggunakan nama Theresa Neele, selingkuhan suaminya, ketika check-in di hotel. Tidak diketahui alasan Christie memilih nama tersebut dan tidak memberikan identitas aslinya.

Hingga akhir hayatnya, Christie sama sekali tidak mau memberi penjelasan terkait keberadaannya selama 11 hari. Penulis biografi Christie, Andrew Norman, yakin sang novelis mengalami amnesia yang cukup serius karena terlibat kecelakaan sebelum menaiki kereta api ke Harrowgate.

Menurut Norman, Christie menggunakan nama Theresa Neele dan tidak mengenali potretnya di surat kabar merupakan pertanda amnesia serius. Kondisi ini dikenal dengan istilah psychogenic amnesia.

Kecelakaan serta psychogenic amnesia nampaknya tidak mempengaruhi kemampuan menulis Christie. Pasalnya, ia masih terus menghasilkan novel-novel misteri hingga wafat di usia 85 pada 1976.

Kecelakaan dan psychogenic amnesia menjadi teori paling populer di balik menghilangnya Christie selama 11 hari. Akan tetapi, kita tidak akan pernah mengetahui secara pasti keberadaan Christie  selama 11 hari pada Desember 1926.

SUMBER 1

SUMBER 2

Report

What do you think?

10 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tower of London Menyimpan banyak cerita tragis di balik tembok kokohnya - TripAdvisor

Kisah Tragis di Balik Kokohnya Tembok Tower of London

Warga London sempat dibuat geger dengan teror hantu Hammersmith pada awal abad ke-19 - Unsplash

Teror Hantu yang Berujung Pembunuhan