in ,

Misteri Pembunuhan Tupac Shakur

Pembunuhan Tupac Shakur merupakan salah satu misteri terbesar dalam sejarah Hip Hop - NME
Pembunuhan Tupac Shakur merupakan salah satu misteri terbesar dalam sejarah Hip Hop (NME)

Para pegiat dunia hip hop tentunya sudah tidak asing dengan nama Tupac Shakur. Pria asal Amerika Serikat ini merupakan salah satu rapper paling terkenal di era 1990-an dan sempat berkolaborasi dengan nama-nama beken seperti Dr. Dre dan Snoop Dogg.

Hingga saat ini, Tupac masih menyandang predikat sebagai salah satu rapper terbaik sepanjang sejarah. Ia menjadi salah satu sosok yang dianggap paling berjasa dalam kehadiran sub-genre gangster rap.

Tapi, Tupac tidak hanya dikenal dengan karya-karyanya. Ia juga menjadi sosok yang sangat dikenal karena dibunuh pada September 1996 silam. Hingga saat ini, tidak ada yang mengetahui secara pasti sosok yang mengakhiri hidup Tupac. Kasus pembunuhan Tupac Shakur menjadi salah satu misteri terbesar di dunia hip hop. Seperti apa kisahnya? Mari kita simak bersama-sama.

Perjalanan Karier Tupac
Tupac Shakur lahir di New York dan pindah ke California ketika berumur 17 tahun - New Frame
Tupac Shakur lahir di New York dan pindah ke California ketika berumur 17 tahun (New Frame)

Tupac Amaru Shakur lahir di Harlem Timur, New York pada 16 Juni 1971. Kedua orang tuanya merupakan aktivis hak asasi manusia (HAM) dan kerap perlakuan tidak adil pemerintah Amerika Serikat terhadap masyarakat kulit hitam.

Tupac menghabiskan masa kecilnya di New York dan Baltimore. Ia dan ibunya kemudian pindah ke California dan menetap di San Francisco pada 1988. Ketika itu, Tupac baru berusia 17 tahun.

Tupac mulai mencuri perhatian setelah merilis album pertamanya yang berjudul 2Pacalypse Now pada 1991. Ia pun langsung menjadi sosok sentral di balik popularitas hip hop di bagian barat Amerika Serikat.

Tupac kemudian merilis tiga album tambahan di bawah naungan Death Row Records. Ketiga album tersebut diberi judul Stricly 4 My N.I.G.G.A.Z (1993), Me Against the World (1995) serta All Eyez on Me (1996).

Tupac mengikuti jejak kedua orang tuanya dan menyuarakan ketidakadilan yang dialami masyarakat kulit hitam di Amerika Serikat. Lirik bernafaskan politik merupakan tema besar di tiga album pertamanya.

Tupac mulai membahas mengenai kehidupannya sebagai anggota gangster di album All Eyez on Me. Sebelum album tersebut dirilis, Tupac memang sudah menjadi anggota gangster dan memiliki banyak musuh.

Tupac sempat hampir dibunuh pada 1994. Ketika itu, ia baru saja meninggalkan sebuah studio rekaman di New York City dan ditembak lima kali oleh orang tidak dikenal. Kejadian penembakan ini terjadi di tengah-tengah sidang kasus pelecehan seksual yang dilakukan Tupac. 

Beruntung buat Tupac, lima peluru yang bersarang di badannya tidak mengenai organ vital. Ia pun berhasil pulih namun kemudian dinyatakan bersalah atas kasus sodomi dan pelecehan seksual. Ia sempat mendekam di penjara selama delapan bulan.

Setelah dinyatakan bebas, Tupac merilis album All Eyez on Me dan kembali menasbihkan statusnya sebagai rapper kelas dunia. Akan tetapi, Tupac tidak bisa terlalu lama menikmati kesuksesan album terbarunya karena ia dibunuh tujuh bulan setelah All Eyez on Me dirilis.

Kronologis Pembunuhan Tupac
Tupac Shakur dan Suge Knight (kiri) sempat menonton pertandingan tinju Mike Tyson di Las Vegas (ABC)

Tupac menghembuskan nafas terakhirnya di Las Vegas pada 13 September 1996, enam hari setelah ditembak. Ia meninggal dunia karena mengalami pendarahan internal akibat banyaknya luka tembak yang diderita.

Tupac datang ke Las Vegas untuk merayakan ulang tahun rekan bisnisnya, Tracy Danielle Robinson. Tidak cuma itu, Tupac juga sempat menyaksikan pertandingan tinju antara Bruce Seldon vs Mike Tyson yang digelar di MGM Grand.

Sesaat sebelum meninggalkan MGM Grand, Tupac dan pemilik Death Row Record, Marian “Suge” Knight sempat terlibat perselisihan dengan sekelompok orang. Sekelompok orang tersebut merupakan anggota gang Crisp yang berbasis di Los Angeles.

Tupac dan Suge kemudian meninggalkan MGM Grand dan menuju kelab malam. Akan tetapi, Tupac tidak pernah sampai di kelab malam tersebut karena ditembak sekelompok orang tidak dikenal yang mengendarai sedan Cadillac berwarna putih. Penembakan ini terjadi ketika mobil yang ditumpangi Tupac dan Suge tengah berhenti di sebuah lampu merah.

Cadillac tersebut langsung kabur dan Tupac dilarikan ke rumah sakit. Tupac langsung mendapat perawatan intensif di ruang ICU dan nyawanya sempat diselamatkan selama beberapa hari. Namun, luka tembak yang terlalu parah akhirnya merenggut nyawa sang penyanyi.

Mayat Tupac dikremasi setelah ia dinyatakan meninggal. Menurut rumor yang beredar, sejumlah rekan Tupac menghisap abu sang rapper bersama dengan mariyuana. Tidak diketahui apakah kejadian tersebut benar terjadi atau tidak.

Siapa Aktor di Balik Misteri Pembunuhan Tupac Shakur?
Tupac Shakur sesaat sebelum ditembak di Las Vegas (Irish Mirror)

Pihak kepolisian langsung melakukan investigasi pembunuhan Tupac. Pihak kepolisian sempat memeriksa beberapa anggota Death Row Records yang menyaksikan langsung aksi penembakan. Akan tetapi, mereka semua tidak mau memberikan testimoni.

Pihak kepolisian langsung mencurigai seorang gangster bernama Orlando Anderson. Orlando merupakan salah seorang yang terlibat perselisihan dengan Tupac dan Suge di MGM Grand, tidak lama setelah pertandingan tinju Mike Tyson usai.

Kepolisian Las Vegas sempat mendatangkan Orlando untuk meminta keterangannya. Akan tetapi, Orlando meninggal dunia karena ditembak anggota gangster tidak lama setelah memberikan testimoninya.

Testimoni yang diberikan Orlando juga tidak membuat pihak kepolisian mampu mengungkap aktor utama pembunuhan Tupac. Pasalnya. Orlando tak memberikan pernyataan yang jelas dan kerap berkelit ketika tengah diinterogasi.

Orlando bukanlah satu-satunya sosok yang dicurigai polisi. Pihak berwajib dan para penggemar Tupac juga mencurigai rapper kenamaan, The Notorious B.I.G. Penyanyi yang berbasis di pantai timur Amerika Serikat itu merupakan rival utama Tupac dan sempat diduga terlibat penembakan sang rapper di New York pada 1994.

B.I.G tentu menolak segala tuduhan terkait keterlibatannya atas kematian Tupac. Ia bahkan mampu memberikan alibi jelas mengenai keberadaan dan aktivitasnya di malam pembunuhan Tupac. 

B.I.G meninggal dunia pada 1997 di Los Angeles. Kematian B.I.G menghadirkan misteri tersendiri karena ia ditembak dengan cara serupa seperti Tupac. Kasus kematian kedua rapper terkenal ini pun tidak terpecahkan hingga saat ini.

SUMBER 1

SUMBER 2

SUMBER 3

Report

What do you think?

11 Points
Upvote Downvote

Written by MalamMalam

MalamMalam adalah sebuah passion. Ini adalah platform untuk menyalurkan kecintaan kami terhadap voiceover, cerita horor dan video game.

Contact us: emailmalammalam@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pembunuhan Vincent van Gogh merupakan salah satu misteri terbesar di dunia seni (Financial Times)

Kisah Pembunuhan Seniman Terkenal yang Belum Terpecahkan