The 3:00 AM Myth (Mitos Tentang Jam 3 Dini Hari)

Malas Baca ? Dengerrin Aja Ceritanya!

Beberapa orang menganggap jam 3 pagi sebagai waktu bagi roh untuk berkomunikasi dengan kita. Yang lain berpikir itu adalah tanda iblis. Beberapa orang bahkan berpikir bahwa ketika kamu terbangun pada saat itu, seseorang sedang memerhatikanmu.

Tetapi jika seseorang memerhatikanmu, bagaimana mereka akan mengawasi kamu jika tidak ada jendela atau pintu di ruangan tempat kamu berada? Ada banyak takhayul tentang jam 3 pagi. Aku akan memberitahu kamu arti sebenarnya dari mitos waktu di seluruh dunia ini.

Saat kamu tidur nyenyak, kamu bermimpi. Ketika kamu bermimpi, kamu tidak menyadari lingkunganmu, tidak menyadari apa yang bisa bersembunyi di dalam lemari, di bawah tempat tidurmu, di bawah selimut di sampingmu. Mata kamu berusaha terbuka dan kamu memeriksa waktu di jam tangan, ponsel, jam alarm, atau apa pun yang ada di sekitar yang bisa menunjukkan waktu.

Tetapi mengetahui waktu, tidak terlalu penting … bukan? Kamu menggosok mata dan berkedip beberapa kali, menyesuaikan dengan kegelapan kamar.

Kamu mendengar suara lantai kayu berderit, suara grasak grusuk di tanah. “Aku yakin itu hanya tikus”, pikirmu. Mungkin itu hanya tikus … atau tikus besar. Dibutuhkan tikus yang sangat besar untuk bisa membuat suara langkah yang keras. Kamu tidak berani melihat ke tepi tempat tidur, kamu tidak bisa bergerak karena ketakutan. Kamu hanya menakuti diri sendiri. “Sudah cukup dengan kebodohan ini”, kamu mengatakan kepada dirimu.

Tapi apakah itu kebodohan? Atau memang seharusnya kamu takut? Apakah ada monster di bawah tempat tidur, menunggu untuk menangkap kaki dan menarikmu ke bawah tempat tidur ketika kamu bangun di tengah malam untuk ke toilet atau minum air?

Kamu tidak percaya pada monster. Itu adalah cerita yang diceritakan ayah atau ibumu bertahun-tahun yang lalu saat kamu masih kecil. Boogeyman, sandman, dan cerita-cerita monster lainnya hanyalah cerita untuk membuatmu ketakutan … ya kan? Ya benar. Monster itu tidak nyata, kamu berpikir dan terkekeh pada rasa takutmu yang kekanak-kanakan.

Tapi tunggu — suara apa itu? Derap kaki itu sepertinya semakin dekat. Kamu memejamkan matamu rapat-rapat saat mendengar suara derit yang panjang dan keras dari pintumu, terbuka dengan sangat perlahan. Apakah kamu baru saja mendengar suara cekikikan? Tidak, tentu saja tidak. Tikus kecil tidak terkikik. Begitupun tikus besar. Kamu mengalami delusi, kamu membuka mata perlahan dan menatap plafon.

Ada gerakan di bawah selimutmu. Selimut yang menutupimu serta memberikan kamu kehangatan dan kenyamanan. Apapun itu, dia bergerak ke arahmu perlahan, seperti membungkuk. Terlihat seperti pincang di bawah selimut. Kamu membeku ketakutan, takut untuk bergerak atau mungkin takut ketahuan. Kamu merasakan sesuatu menarik-narik pakaian longgar yang kamu kenakan. Ya Tuhan, apa itu?

Kamu menarik selimut dan melemparkannya ke lantai dan terkejut pada apa yang kamu lihat. Makhluk itu miring, sangat aneh membuat perut kamu mual. Makhluk itu memakai kain sobek yang terlihat seperti berumur ratusan tahun. Dia memiringkan kepalanya ke kanan dan memberimu senyum mengerikan, matanya yang gelap tanpa pupil menatapmu, tanpa berkedip.

Pages: 1 2

Leave your vote


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close

Ad Blocker Detected!

Mohon untuk menonaktifkan ad blocker di website ini.

Refresh

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.